“AKU MELIHAT PERJALANAN DI AKHIRAT YANG BEGITU JAUH DAN LAMA…SEMENTARA AKU BELUM PUNYA BEKAL APA-APA”.

Detak-Palembang.com – Suatu ketika Ibrahim bin Adham, seorang Alim yang terkenal Zuhud dan Wara’nya, melewati pasar yang ramai. Selang beberapa saat Beliau pun dikerumuni banyak orang yang ingin minta nasehat.

Salah seorang di antara mereka bertanya, “Wahai Guru, Allah telah berjanji dalam Kitab-Nya bahwa Dia akan mengabulkan Doa hamba-Nya. Kami telah berdoa setiap hari, siang dan malam, tapi mengapa sampai saat ini doa kami tidak dikabulkan?”

Ibrahim bin Adham diam sejenak lalu berkata, “Saudara sekalian…Ada sepuluh hal yang menyebabkan doa kalian tidak di Kabulkan oleh Allah Swt :

Pertama, kalian mengenal Allah Swt, namun tidak menunaikan hak-hak-Nya.

Kedua, kalian membaca Al-Quran, tapi kalian tidak mau mengamalkan isinya.

Ketiga, kalian mengakui bahwa iblis adalah musuh yang sangat nyata, namun dengan suka hati kalian mengikuti jejak dan perintahnya.

Keempat, kalian mengaku mencintai Rasulullah Saw, tetapi kalian suka meninggalkan Ajaran dan Sunnahnya.

Kelima, kalian sangat menginginkan Surga, tapi kalian tak pernah melakukan amalan Ahli Surga.

Keenam, kalian takut dimasukkan ke dalam Neraka, namun kalian dengan senangnya sibuk dengan perbuatan ahli Neraka.

Ketujuh, kalian mengaku bahwa kematian pasti datang, namun tidak pernah mempersiapkan bekal untuk menghadapinya.

Kedelapan, kalian sibuk mencari aib orang lain dan melupakan cacat dan kekurangan kalian sendiri.

Kesembilan, kalian setiap hari memakan rezeki Allah, tapi kalian lupa mensyukuri nikmat-Nya.

Kesepuluh, kalian sering mengantar jenazah ke Kubur, tapi tidak pernah menyadari bahwa kalian akan mengalami hal yang serupa.

Setelah mendengar nasehat itu, orang-orang itu menangis.

Dalam kesempatan lain Ibrahim kelihatan murung lalu menangis, padahal tidak terjadi apa-apa. Seseorang bertanya kepadanya. Ibrahim menjawab,

“Aku melihat Kubur yang akan aku tempati kelak sangat mengerikan, sedangkan aku belum mendapatkan penangkalnya”.

“Aku melihat perjalanan di Akhirat yang begitu jauh dan lama…Sementara aku belum punya bekal apa-apa”.

“Serta aku melihat Allah mengadili semua makhluk di Padang Mahsyar, sementara aku belum mempunyai alasan yang kuat untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatanku selama hidup di dunia”.

Allahumma Shalli ‘Alaa Sayyidina Muhammad Wa ‘Alaa Aali Sayyidina Muhammad.