Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Agar perhelatan Asian Games 2018 berjalan lancar maka akan diberlakukan rekayasa lalu lintas berkaitan dengan jalur-jalur yang tidak boleh dilalui kendaraan.

Dikatakan oleh Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Andi Baso Rahman bahwa rekayasa lalu lintas tersebut adalah Jembatan Ampera akan clear dari kendaraan sehingga akan ditutup atau buka-tutup.

“Kita akan lihat situasi kalau ada rangkaian cukup banyak maka Jembatan Ampera akan kita tutup, tetapi bila tidak terlalu banyak maka kita akan buka tutup,” jelasnya  usai rapat rekayasa jalan di Kantor Dinas Perhubungan Sumsel, Jumat (10/08).

Lanjut Andi, jalur yang akan steril adalah jalurnya dari Jakabaring sampai ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, namun jalur utamanya dari Jakabaring sampai Simpang Charitas atau sebaliknya dari Charitas ke Jakabaring.

“Jadi flexibel melihat perkembangan situasi. Tadi dapat diketahui banyak sekali kepentingan disitu, dan ini akan saya laporkan ke Dirlantas Polda Sumsel,” katanya.

Ia menambahkan, penutupan Jembatan Ampera berlaku dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Sebanyak 700 Personel yang akan dikerahkan untuk pengawalan dan pengaman  jalur, masyarakat yang biasa melalui jembatan Ampera dialihkan melalui Jembatan Musi II.

“Jalurnya dari Jakabaring kita belokkan ke arah Kertapati melalui Jembatan Ogan terus Jalan Nilakandi lalu berbelok ke kanan melalui Jalan Musi II. Sementara yang dari Charitas melalui Jalan Kapten A Rivai Ke Jalan POM IX menuju Jalan Demang Lebar Daun, Jalan Parameswara, dapat juga melalui Jalan Macan Lindungan I dan II terus jembatan Musi II, lalu Fly Over Nilakandi kemudian dapat melalui Simpang Sungki atau melalui Begayut,” jelasnya.

Abdi menghimbau masyarakat untuk menggunakan angkutan umum, bila memakai kendaraan dapat di parkir di kantong kantong parkir. Juga tidak membawa barang berharga di kendaraan terutama kendaraan yang akan diparkirkan.