Detak-Palembang.com GOIANIA – Narapidana dari dua geng pesaing berjuang di sebuah penjara di negara bagian Goias pada hari Senin (1/1), menyebabkan sembilan orang tewas dan 14 lainnya cedera, kata pihak berwenang kepada situs berita Brasil G1. Tawuran mulai meletus sekitar pukul 14.00 waktu setempat di penjara Agroindustri Colonia di Kompleks Aparecida de Goiania di kota Goiania, Brasil.

Pejabat mengatakan kekerasan di penjara Agroindustri Colonia di kompleks Aparecida de Goiania meletus ketika narapidana dari satu sel blok menyerang tiga lainnya dimana tahanan dari kelompok pesaing ditempatkan.

Penyerang memasang matras saat mereka memasuki koridor tetangga dan membakar mayat orang-orang yang terbunuh, kata pihak berwenang.

Petugas pemadam kebakaran bisa menahan api. Pihak berwenang mengkonfirmasi jumlah korban tewas, namun kata identifikasi belum dilakukan, G1 melaporkan.

Media lokal mengatakan sekitar 106 narapidana melarikan diri saat terjadi kerusuhan, dan pejabat berhasil ditangkap kembali 29. Laporan tersebut mengatakan bahwa 127 tahanan lainnya melarikan diri selama kekerasan tersebut namun kembali dengan sukarela.

Petugas dari Kelompok Operasi Pemasyarakatan Khusus menguasai kembali penjara tersebut dengan dukungan polisi militer sekitar dua jam setelah kerusuhan dimulai.

Tepat satu tahun yang lalu, sebuah kerusuhan penjara di kompleks Pemasyarakatan Anisio Jobim di negara bagian Amazonas menyebabkan 56 orang meninggal.

Sehari kemudian, empat tahanan tewas di penjara Puraqueuqara di negara bagian yang sama. Tiga puluh tiga lagi narapidana meninggal pada 6 Januari dalam sebuah kerusuhan di sebuah penjara di negara bagian Roraima, dan 26 orang tewas pada 14 Januari ketika narapidana memberontak di penjara Alcacuz di Rio Grande do Norte.