Detak-Palembang.com PALEMBANG – Suasana haru meliputi acara peringatan 40 hari berpulangnya Romi Herton di rumah pribadi, Jl Ki Rangga Wirasantika tadi malam (9/11). Ratusan tamu undangan hadir dan ikut dalam proses pembacaan surah Yasin yang dipimpin oleh Walikota Harnojoyo. 

“Dengan mendoakan almarhum, menjadi salah satu cara kita untuk mengenang beliau,” kata Harnojoyo. Apalagi, dirinya secara pribadi mengungkapkan kedekatannya dengan almarhum yang sudah seperti kakak sendiri. Kematangan berpikir dan mental almarhum patut dijadikan tauladan. Sebab bersama Romi Herton kala maju Pilkada 2013 lalu, keduanya mencetuskan kota Paembang yang Elok, Madani, Aman dan Sejahtera yang sekarang sedang diwujudkan untuk masyarakat Palembang. “Beliau telah menjadi inspirasi bagi kita, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kita pula untuk meneruskan cita-citanya,” kata Harnojoyo.

Salah satu sahabat Romi, H Marzuki atau yanglebih dikenal Juki Gajah tak bisa menutupi kesedihannya. “Saat tahu kabar duka itu, saya shock dan masuk rumah sakit,” katanya.

Sebab, ia sama sekali tak menyangka jika Romi yang dianggapnya sebagai pejuang tangguh itu pergi dengan begitu cepat.

“Dia orang yang konsisten. Jarang ada pejabat yang meninggal seperti beliau, ramai yang datang. Bisa kita lihat di peringatan 40 hari ini juga masih ramai. Sulit kia temukan lagi orang seperti beliau,” ungkapnya.

Karena itu, ia juga meminta keluarga untuk bersabar dan berbesar hati. Karena yakin semangat Romi masih tetap ada. Hal senada diungkapkan oleh Soleh yang juga sahabat dekat Romi yang lain.

Menurutnya sosok almarhum merupakan pejuang yang konsisten, tidak neko-neko dan fokus pada target. Hal itupun ditularkannya pada keluarga, sahabat juga jajaran sehingga semangat tersebut bisa membangun Palembang seperti saat ini.

“Badannya mungkin tidak lagi ada, tetapi semangatnya harus tetap hidup diseluruh sanubari keluarga, dan orang dekatnya termasuk keikhlasannya membangun Palembang,” kata Soleh.