Detak-Palembang.com DAR ES SALAAM – Hari kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya dirayakan di Tanah Air, Gema kemerdekaan 17 Agustus milik bangsa Indonesia sampai ke negeri di bagian Timur Afrika, Tanzania. Meskipun saat ini jumlah WNI di Tanzania masih berjumlah 134 orang, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para WNI untuk mengikuti rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-73 yang diselenggarakan oleh KBRI Dar es Salaam yang terakreditasi untuk Tanzania, Burundi, Rwanda, dan Uni Komoro.

Rangkaian perayaan hari kemerdekaan RI ke-73 telah dimulai sejak tanggal 14 Juli 2018 melalui penyelenggaraan pertandingan olahraga setiap minggunya yang diikuti para WNI di Tanzania, yang juga merupakan ekspresi dukungan masyarakat WNI Tanzania bagi penyelenggaraan Asian Games di Indonesia. Cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain tenis lapangan, badminton, tenis Meja, dan basket.

Selanjutnya, pada tanggal 11 Agustus 2018, telah diselenggarakan kegiatan gerak jalan sehat serta penyelenggaraan perlombaan khas perayaan hari kemerdekaan di tanah air, antara lain balap karung, balap kelereng, makan kerupuk, dan tarik tambang. Kegiatan tersebut diikuti oleh komunitas WNI serta masyarakat setempat, termasuk alumni penerima beasiswa RI di Tanzania. Masyarakat setempat menyampaikan kegembiraan dan kebanggaannya karena dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama para WNI, serta mengharapkan agar program-program untuk mendekatkan masyarakat RI dan Tanzania dapat terus ditingkatkan.

“Terima kasih kepada Indonesia yang telah mengundang kami, acaranya bagus.” Ujar Agnes, WN Tanzania yang merupakan salah satu alumni penerima beasiswa RI, dalam Bahasa Indonesia.

Sebagai puncak kegiatan, pada tanggal 17 Agustus 2018 KBRI Dar es Salaam telah menyelenggarakan Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI bertempat di Wisma Duta Besar RI, yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, acara kesenian, pembagian hadiah pertandingan, dan ramah-tamah. Setelah sebulan lebih berlatih, para WNI turut berpartisipasi meramaikan acara dengan menampilkan musik angklung serta tari tor-tor.

Dalam sambutannya, Dubes RI Dar es Salaam Prof. Dr. Ratlan Pardede menegaskan pentingnya komunitas WNI untuk menjaga kebersamaan dan dapat mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki guna mengharumkan merah putih di negara akreditasi. Lebih lanjut, mengingat bahwa sejalan dengan arahan Presiden RI untuk dapat lebih mengintensifkan diplomasi ekonomi, Dubes RI juga mendorong seluruh komunitas WNI untuk turut berpartisipasi dalam memperkuat hubungan ekonomi RI dan Tanzania, baik terkait peningkatan volume perdagangan maupun investasi.

“Bagi Bapak dan Ibu sekalian yang memiliki saudara, teman, maupun kolega pebisnis, silakan diajak untuk dapat datang dan berbisnis di Tanzania.” Demikian dorongan Dubes Ri Dar es Salaam.

Para WNI mengungkapkan keharuannya untuk dapat berpartisipasi dalam rangkaian perayaan hari kemerdekaan RI. Suster Hildegard Hayoncebe yang telah 5 tahun tinggal di Kilimanjaro, Tanzania, sebagai rohaniawan merupakan salah satu yang mengungkapkan keharuannya.

“Merayakan Hari Kemerdekaan RI di negara lain dan jauh dari tanah air membuat suasana jauh lebih trenyuh.” ungkapnya.

Rangkaian perayaan hari kemerdekaan RI ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pemberdayaan WNI di negara akreditasi serta peningkatan hubungan antar masyarakat RI dan Tanzania. KBRI Dar es Salaam akan terus berupaya untuk memelihara people to people connection guna mendukung upaya peningkatan hubungan ekonomi RI dan negara akreditasi.