Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pelaksana tugas Sekretaris Daerah provinsi Sumatera Selatan Joko Imam Sentosa, hadiri langsung Babak Final Lomba  Penilaian Kantor Pelayanan Terbaik Tingkat Direktorat Jenderal Perbendaharaan 2017, Seleksi Tahap III  Penilaian On The Spot di Aula Utama Lantai 1 Gedung Keuangan Negara, Senin (13/03). 

Sekretaris Daerah (Sekda) provinsi Sumsel mengucapkan selamat datang tim penilai dari kantor pusat beserta jajarannya di Bumi Sriwijaya. Tema dari kegiatan ini adalah “Menjadikan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Palembang sebagai kantor pelayanan terbaik demi bakti membangun Sumsel gemilang”.

Acara ini juga dihadiri oleh Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM, Kepala Kantor Wilayah DJPB (Direktorat Jendral Perbendaharaan) provinsi Sumsel Sudarso, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumsel  M. Alfajri Zabidi, Ketua tim penilai Teguh Dwi Nugroho.

Dalam kata sambutannya Joko mengucapkan selamat kepada KPPN Sumsel yang telah masuk ke babak final. Pemerintah provinsi Sumsel  (pemprov Sumsel)  sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, yang juga KPPN Sumsel diharapkan dapat selalu bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan publik yang jauh lebih baik.

Perlu diketahui, lanjut Joko, KPPN merupakan ujung tombak paling terdepan Kementerian Keuangan dalam melakukan pelayanan publik. Adapun Komponen yang dilakukan dalam penilaian kantor pelayanan ini harus meliputi integritas, pelayanan, inovasi dan prestasi, Sehingga dalam pelayanan implementasinya pelayanan publik harus ada peningkatan pelayanan yang prima.

“Pemprov akan apresiasi penuh dan siap bahu -membahu bersama 5 Kanwil, mari kita bersama-sama tingkatkan pelayanan dan mutu KPPN,” ajaknya.

“Kepada kantor pelayanan yang nantinya menjadi pemenang lomba, diharapkan untuk tetap mempertahankan kondisi pelayanan, sedangkan kepada kantor yang belum mendapatkan kesempatan agar terus meningkatkan pembenahan dari segala sisi,” harapnya.

Pada kesempatan ini juga Joko menguraikan,  kemajuan infrastruktur yang dibangun di Sumsel jelang Asian Games 2018 nanti, antara lain Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, pembangunan fly over, pembangunan ruas jalan tol, penambahan jembatan musi, dan yang tak kalah luar biasa hanya di Palembang yang mempunyai kawasan olahraga dalam satu kompleks, tidak terpisah-pisah sehingga telah ditetapkan sejak 2016 Palembang menjadi kawasan wisata olahraga.

“Jakarta boleh lebih dulu peletakan batu pertama LRT, tetapi sumsel lebih duluan diresmikan” tutup Joko.