Detak-Palembang.com PALEMBANG – Penerapan Elektronik Parkir oleh Pemerintah Kota Palembang sejak satu tahun lalu, di kawasan Taman Nusa Indah Bawah Jembatan Ampera, akan diterapkan di beberapa ruas jalan utama Kota Palembang.

Pemerintah kota Palembang melalui Dinas Perhubungan Kota Palembang, dalam memaksimalkan pendapatan asli daerah dari retribusi pakir, akan memberlakukan sistem parkir berbasis elektronik, yakni mobile elektronik Parkir.

Dinas Perhubungan Kota Palembang, melalui Kepala Bidang Pengawasan, Pengendalian, dan Operasional, Martha, melalui telepon gengamnya mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan kajian penerapan Mobile parkir di tepi jalan umum tersebut.

Saat ini Dinas Perhubungan Kota Palembang tengah melakukan study banding tentang Elektronik Parkir DKI Jakarta.

“Selama ini baru satu tempat diterapkan yakni di kawasan bawah Jembatan Ampera. Rencanya Pemkot  akan mengimplementasikan mobile elektronik parkir ini pada bulan April mendatang,” ungkap Martha, Kamis (30/3).

Ia Menyebutkan, ada 34 titik ruas jalan yang akan menggunakan sistem parkir mobile lektronik. Diantaranya Jalan Atmo, Jalan Letkol Iskandar, Jalan Beringin Janggut, Jalan Rustam Efendi dan seterusnya.

“Kawasan tersebut termasuk potensial dalam menyumbang PAD ke APBD,” jelasnya.

Martha menambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum menerapkan sistem parkir di lokasi tersebut.

“Sebelum penerapan kami akan sosialisasi dahulu lah, agar masyarakat dan pihak lainnya mengetahui apa yang dicanangkan Pemkot, setelah masyarakat dan pihak lainnya sudah mengetahui apa yang diprogramkan dipastikan langsung lakukan penerapan,” terang Dia.

Menurut Martha, mobile elektronik parkir memiiki manfaat pertama pelayanan masyarakat lebih baik, kendaraan parkir lebih tertib, kesejahteraan juru parkir lebih baik dan meningkatkan PAD kota Palembang dibidang perparkiran.

“Juru parkir tetap kita butuhkan dalam mengawasi kendaraan,” tutupnya.