Dua penodong di Jembatan Ampera

Detak-Palembang.com – Palembang , Seorang wisatawan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) bernama Munawir menjadi korban perampokan atau penodongan bersenjata tajam. Barang berharga miliknya dirampas pelaku. Ia dirampok saat berswafoto di Jembatan Ampera yang jadi ikon Kota Palembang.
“Iya benar korban merupakan wisatawan asal Banyuasin yang saat itu sedang foto-foto di Jembatan Ampera,” kata Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika, Kamis (8/12/2022).

Saat sedang asik mengabadikan momen di sana, tiba-tiba korban dihampiri dua perampok yang tanpa basa basi langsung menodongkan sebilah pisau ke korban, meminta korban untuk memberikan barang berharga miliknya.

Peristiwa perampokan itu, katanya, terjadi pada Selasa (8/11/2022) lalu, sekitar pukul 21.00 WIB tepat di atas Jembatan Ampera, Palembang.

“Kemudian datang dua orang laki-laki yang tidak dikenal dan langsung meminta uang dan handphone korban dengan mengacungkan senjata tajam jenis pisau,” katanya.

Korban yang ketakutan karena dalam posisi terancam, kata Agus, hanya bisa pasrah memberikan semua barang berharga yang ia bawa, kala itu. Korban yang mencoba mempertahankan ponselnya, kemudian dirampas secara paksa oleh pelaku.

“Korban mengalami kerugian karena uang dan handphone korban di rampas pelaku,” katanya.

Atas kejadian itu, sambungnya, korban langsung membuat laporan polisi. Dari laporan itu, Subdit Jatanras Polda Sumsel kemudian bergerak untuk memburu para pelaku.

Kini kedua pelaku perampokan telah diamankan Polisi , yang telah merampas barang barang berharga milik wisatawan di Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan. Kepada polisi keduanya mengaku melakukan aksi itu dengan modus mengamen.
Kedua pelaku tersebut yakni Robiansyah (30), warga 7 Ulu, Seberang Ulu 1, Palembang dan Agus Saputra (23), warga Tangga Buntung, Gandus Ilir Barat II, Palembang. Keduanya ditangkap tanpa perlawanan oleh Subdit Jatanras Polda Sumsel, saat sedang mengamen di bawah Jembatan Ampera, kemarin.

“Mereka ini modusnya mengamen dekat korban yang lagi foto-foto di atas jembatan. Korban memberi uang Rp 2.000, tapi para pelaku memaksa dengan menodongkan pisau ke korban,” kata Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika kepada wartawan, Kamis (8/12/2022).

Wisatawan Dirampok
Kemudian, korban yang diancam memberikan kembali uang Rp 50 ribu ke pelaku, selanjutnya pelaku pun merampas ponsel korban dan dijual seharga Rp 600 ribu lalu uangnya mereka bagi dua.

“Tersangka Robiansyah juga mengakui dirinya pernah ditangkap dalam kasus narkoba dan sudah dua kali terlibat melakukan penodongan di atas jembatan Ampera,” katanya.

Sementara, untuk tersangka Agus Saputra merupakan residivis kambuhan yang sudah tujuh kali masuk penjara dalam kasus pencurian dengan kekerasan.

“Atas perbuatannya kedua tersangka kini ditahan dan dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan,” jelasnya.