Detak-Palembang.com JAKARTA – Tepat pada Minggu (19/11) jelang tengah malam, Setya Novanto berhasil dipindahkan dari  RSCM ke rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selanjutnya nasib Ketua DPR RI Setya Novanto diperiksa penyidik di KPK sampai Senin (20/11) dini hari dan keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggunakan rompi oranye khas rompi tahana KPK.

Novanto mengatakan, dirinya sudah menerima langkah yang dilakukan KPK malam ini, meskipun ia mengaku kondisinya belum pulih.

“Ya saya sudah menerima tadi dalam kondisi saya yang masih sakit, masih vertigo karena tabrakan,” kata Novanto, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Novanto menyampaikan bahwa dia tidak menyangka akan dipindahkan ke Rutan KPK. Dia berpikir masih diberi kesempatan untuk memulihkan kondisinya tersebut.

“Saya tadi juga enggak nyangka bahwa malam ini saya pikir masih diberi kesempatan untuk recovery,” ujar Novanto.

Namun, Novanto menyatakan dirinya akan mematuhi proses hukum di KPK terkait penyidikan kasus korupsi e-KTP.