Detak-Palembang.com PALEMBANG – Untuk pemeliharaan dan peningkatan jalan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Warga dan Tata Ruang menganggarkan Rp1 Trilyun.

“Dana yang digelontorkan pemerintah ini diperuntukan untuk memperbaiki  dan merawat fasilitas umum bagi masyarakat Sumsel, seperti Jalan atau jembatan yang rusak serta pembangunan lainnya,” jelas Syamsul Bahri Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang, Selasa (14/02).

Dikatakannya, 62 persen jalan di Sumsel baik-baik saja, sedangkan jalan yang rusak berat itu sekitar 25 persen, sisanya hanya rusak sedang.

“Daerah yang paling banyak titik rusak dan perlu perbaikan adalah Daerah Ogan Komering Ulu (OKU)secara keseluruhan baik itu OKU Timur maupun OKU Selatan,”katanya.

Dijelaskannya, tanah di OKU Selatan mengalami banyak kerusakan dikarenakan, struktur tanah yang lembut dan berpasir, sehinngga saat hujan datang mudah mengakibatkan longsor, berbeda dengan struktur tanah yang ada di kabupaten Lahat atau Pagar Alam.

“Kita secara berkala melakukan program perbaikan dan perawatan jalan agar bisa mengatasi jalan rusak dan  masyarakat dapat menikmati infrastruktur yang baik,” ungkapnya.

Ia mengatakan, menyiapkan dana untuk perbaikan infrastruktur yang diakibatkan bencana alam. Ada Rp40 miliar untuk perbaikan akibat bencana alam yang meningkat 50 persen dari tahun sebelumnya.