Foto ilustrasi

Detak-Palembang.com – Palembang , Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok dalam kondisi cukup. Stok bahan pokok disebutkan cukup hingga Februari 2023.

Kepala Satgas Pangan Sumsel Kombes Pol Barly Ramadhany mengatakan, berdasarkan hasil pantauan tim Satgas ke sejumlah pasar dan produsen pangan dipastikan stok kebutuhan pokok aman. 

Menurutnya, sejumlah barang kebutuhan pokok bahan yang menjadi perhatian khusus pihaknya yakni beras, kedelai, bawang merah-bawang putih, cabai, telur dan minyak goreng.

“Semua barang kebutuhan pokok itu kami pastikan cukup, bahkan hingga bulan Februari 2023,” ujar Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel ini, Selasa (6/12/2022)

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Ahmad Rizali mengatakan, terhitung awal Desember 2022 hingga Februari 2023 mendatang ketersediaan bahan pokok sembako dipastikan aman dan tercukupi.

“Untuk Beras dan Kedelai masing-masing tersedia 60.000 ton yang tersimpan di gudang penyimpanan Bulog dan beberapa produsen di Sumsel. Lalu, Bawang Merah dan Bawang Putih tersedia 300 ribu ton perbulan atau total 900.000 ton,” katanya.

Sedangkan untuk komoditas lainnya seperti telur, meski tidak bisa diprediksi namun Tim Satgas memastikan setiap produsen memproduksi per tiga hari untuk distribusikan ke pasar di 17 kabupaten-kota di Sumsel.

“Untuk minyak goreng ada tiga produsen yakni PT SAP, Sania dan Tunas Baru Lampung juga dipastikan  memproduksi minyak dalam jumlah mencukupi jelang dan pasca-Nataru,” katanya.

Rizali menyatakan, tim Satgas Pangan memastikan harga setiap barang kebutuhan pokok tersebut terjangkau oleh masyarakat meskipun memang mengalami kenaikan rata-rata 5 persen.

“Kenaikan tertinggi rata-rata 5 persen dari sebelumnya selama sepekan ini yang diperkirakan berlangsung hingga sebulan ke depan dan selebihnya relatif stabil sudah ada komitmen produsen, distributor dan satgas,” katanya.