Detak-Palembang.com MAHKAM ULU – Desa Batumajang Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu Kalimantan Timur secara geografis terletak di pinggiran aliran sungai Mahakam.  Sebagian wilayah Desa Batumajang adalah hutan yang masih alami dengan habitat satwa liar. Air yang berlimpah dan hutan yang masih alami memberikan potensi kehidupan flora dan fauna.

Sebagian besar penduduk Desa Batumajang memiliki mata pencaharian sebagai petani. Mulai hari Senin sampai dengan Jumat mereka pergi ke ladang  di kilometer  8 hingga kilometer 30 untuk mengolah hasil pertanian. Harapannya hasil pertanian mereka akan meningkat jika rajin berkerja di ladang dan bisa membantu perekonomian keluarga serta membiayai anak-anak sekolah.

Di Desa Batumajang terdapat SDN 005 Batumajang dimana mereka pergi belajar menerima pendidikan formal mulai pukul 07.00 WITA sampai dengan pukul 12.00 WITA. Kondisi seperti ini, memberikan kesempatan anak-anak Sekolah Dasar tersebut untuk belajar mandiri setelah mereka pulang Sekolah. Karena sebagian besar orang tua mereka pergi ke ladang dan hanya hari Sabtu dan Minggu mereka berada di rumah.

Melihat kondisi nyata tersebut, Pos Komando taktis satuan tugas pengamanan perbatasan (Kotis Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 141/AYJP yang berada dekat dengan Desa Batumajang selain melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan juga melaksanakan kegiatan teritorial salah satunya adalah dengan membantu masyarakat sekitar untuk mencerdaskan putra putri daerah Batumajang dengan melatih potensi putra putri daerah Batumajang untuk berlatih bela diri karate, tentara cilik, pramuka dan les pelajaran tambahan. Hal ini merupakan bukti bahwa kami Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 141/AYJP peduli dengan masa depan anak-anak bangsa dan masa depan negara kita, “ungkap Dansatgas Yonif 141/AYJP Letkol Inf Muhamad Aan Setiawan, S.Sos”.

Petinggi Desa Batumajang Bapak Yoseph Merang menanggapi bahwa dengan adanya Pos Kotis Satgas Pamtas RI-Malaysia 141/AYJP di Desanya, kami selaku orang tua mereka berharap anak-anak kami kelak bisa menjadi generasi muda yang berguna bagi nusa dan bangsa.

“Semenjak adanya bapak-bapak tentara disini, anak-anak kami tidak pernah surut semangatnya untuk berlatih dengan bapak-bapak tentara, karena sangat membantu pendidikan non formal yang bisa diterapkan di luar jam pelajaran  sekolah,” terang Yoseph.