Detak-Palembang.com PALEMBANG Kematangan Ricky Purba Rosidi terbentuk melalui proses panjang yang sarat pengalaman dalam membangun dan mengembangkan organisasi sejak usia dini. Aktivis 98 ini aktif berorganisasi sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) aktif dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), kemudian berlanjut hingga ke masa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan berbagai organisasi mahasiswa saat menempuh kuliah di Universitas Sriwijaya (Unsri).

Hingga saat ini Ricky tetap aktif membina beberapa organisasi. Dengan segudang pengalaman organisasi tersebut membuat ayah dua anak ini di percaya memimpin Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Sumatera Selatan.   

“Saya aktif berorganisasi sejak duduk dibangkus SMP. Tahun 1995, pengalaman pertama mengikuti pertarungan pemilihan Ketua Osis saat SMA, meskipun tidak terpilih dan menjadi Wakil Ketua Osis di SMA N 10 Lampung, pengalaman ini menjadi jalan pembuka hingga saya menempuh pendidikan di perguruan tinggi, “ ujar Ricky saat dijumpai di salah satu Caffe di Jalan Mayor Ruslan, Minggu (12/11).

Tahun 2013 adalah awal mula Ricky Purba terjun kedunia politik. Saat itu mendapat tawaran dari salah satu sahabat untuk membantu memenangkan salah satu Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI). Sukses menghantarkan sang caleg ke Senayan, ia mendapat tawaran bergabung ke  DPD Nasdem Kota Palembang, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Pak Ujang Awam.

Kemudian ia melanjutkan, saat Syarial Oesman dipercaya memimpin DPW Partai Nasdem Sumsel, Ricky diminta bergabung sebagai Ketua OKK hingga sekarang.

“Alhamdulilah saya kembali diberikan amanah memimpin OKK partai Nasdem provinsi Sumatera Selatan. Ketua OKK tentu ini menjadi tantangan besar bagi saya,” jelas pria kelahiran Palembang 14 juni 1977 ini.  

Dikatakannya, dirinya tidak bisa lepas dari organisasi semenjak masa kuliah. Lantaran ingin menggali potensi diri. Kemudian  mulai tertarik dengan dunia politik dengan melibatkan diri secara aktif dalam ruang ruang diskusi serta pengorganisasian mahasiswa dan petani dan massa lainnya.

Ricky menceritakan jika saat bergabung di forum diskusi dan organisasi kampus dirinya menyadari kelemahannya, dimana dirinya harus lebih banyak membaca dan update pada kondisi indonesia dan dunia saat ini. Kondisi ini memaksa dirinya untuk lebih banyak membaca demi menambah literasi diri.

“Semasa kuliah itu mulai menyadari bahwa pentingnya membaca koran, meskipun ngantuk dan malas, tetapi harus dilawan. Itu semua dilakukan guna menambah ilmu pengetahuan serta wawasan untuk menggali potensi apa pada diri kita,” katanya.

Tahun 1999 di Universitas Sriwijaya jurusan Pertanian lanjut Ricky, dirinya bersama rekan lainnya mendirikan sebuah Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Fakultas Pertanian dengan dinamakan “Gempa” dan masih eksis hingga sekarang. Kemudian didaulat sebagai Ketua Forum Mahasiswa untuk Kedaulatan Rakyat (FMKR) Sumsel pada tahun 2000.   

Tak hanya di barisan perjuangan mahasiswa, sebagai aktifis Ricky Purba Rosidi juga ikut melakukan advokasi dan pendampingan petani Sumsel dalam menegakan hak hak petani bahkan menyuarakan aspirasi bersama petani.

“Selesai kuliah, saya aktif di Serikat Petani Sumsel (SPS) tahun 2001 sebagai koordinator bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Aktif di SPS saya juga tergabung dalam yayasan pendidikan bantuan hukum Indonesia (YPBHI) Sumsel pada tahun 2013. Di YPBHI saya jalani sebagai pekerja meski itu peker sosial,” jelas aktivis pembela petani Sumsel ini.

Sebelumnya 2002 Masih menurut Ricky, dirinya memberanikan meminang pujaan hati Yori Indriati dan tahun berikutnya memilki buah hati yang dinamakan Rofinda yang mempunyai arti “Eidelweis Bintang Revinda dan Muanai Khalifa Revindo “.

Memiliki keluarga dengan segala kewajibannya membuat Ricky memutuskan untuk sedikit mengurangi kegiatan organisasi. Ia mulai menyusun rencana masa depan keluarga kecilnya.

“Kerja sosial saya yang mengintegritasikan diri untuk organisasi saya stop, karena kebutuhan hidup untuk menyekolahkan anak. Jadi, fokus untuk berkarya membuat inovasi perubahan khususnya di Kota Palembang melalui partai Nasdem,” ujarnya.

Bergabung di partai politik menjadikan Ricky lebih dapat mengaktulisasi diri dalam peran sertanya mengawal jalannya pemerintahan untuk menjamin kesejahteraan rakyat sebagaimana saat dirinya mengawal para petani dalam menjamin hak hak mereka.

“untuk menjamin kesejahteraan rakyat dan hak hak rakyat terpenuhi akan lebih midah jika jita dinlingkaran kekuasaan. Disinlah peran partai politik dan penggeraknya,“ tutup Ricky

Pengalaman Organisasi Ricky Purba Rosidi;

Forum Mahasiswa Untuk Kedaulatan Rakyat (FMKR).

Wakil Ketua OSIS SMA 10 Lampung
Ketua Organisasi, Keanggotaan Kaderisasi (OKK).

Ketua Himpunan Mahasiswa Agronomi (Himagron) Fakultas Pertanian Unsri 1999-2000.

Sekjend SPSS 2005-2007, mulai aktif di Organisasi SPSS sejak tahun 2001
bergabung di YPBHI-KBH Sumsel. tahun 2002, dipercaya menjadi Ketua Pusat Dukungan Kebijakan Publik (PDKP) KBH-SS tahun 2003-2005.

Bergabung di Partai Nasdem dimulai dengan menjadi salah satu anggota tim pemenangan Caleg Nasdem di Dapil Sumsel 2 untuk DPR Ri.
Tahun 2013 akhir di percaya sebagai ketua OKK DPD Partai Nasdem Kota Palembang.
Tahun 2016 dipercaya mengenban tugas sebagai ketua OKK DPW Partai Nasdem Sumsel dibawah pimpinan Syahrial Oesman.