Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan menyebutkan kekuatan calon lawan di Liga Indonesia 2018 merata. Alhasil, tidak ada salah satu atau beberapa tim yang harus diwaspadai.

Menurut pelatih kelahiran Metro Lampung 28 November 1966 ini, pada pelaksaan kompetisi Liga 1 2017 kemarin disebutnya tidak ada satu atau beberapa tim yang menonjol alias kuat terlihat.

“Tidak ada tim kuat di Liga 1 semua merata. Itu yang saya lihat di kompetisi kemarin,”kata RD.

Berdasarkan pengamatannya saat kompetisi terhenti. Lalu kembali berlanjut setelah beberapa tahun ternyata sangat mengejutkan yakni ada dengerdasi.

“Saya terkejut tim sekelas Semen Padang bisa terdegradasi. Dan melihat hasil dan klasemen ternyata jelas pasca kompetisi terhenti tidak ada tim-tim kuat lagi di Indonesia semua merata,”paparnya.

Nah melihat peta kekuatan itu, apakah RD akan mengendorkan tensi atau sebaliknya. Namun RD menjawab pasca berakhirnya kompetisi 2017 disebutnya semua klub sekarang akan lebih bersiap-siap kembali berkompetisi.

“Apa lagi adanya klub yang terdegradasi. Pastinya pertarungan musim depan lebih ketat lagi. Semua tim tentunya akan mempersiapkan lebih matang lagi,” pungkasnya.

Sementara itu disisi lain skuat Laskar Wong Kito telah menarik semua punggawa anyar untuk mengikuti latihan perdana. Informasinya Adam Alis, Makan Konate dan Alfin Taslamoni kontrak mereka telah dirampungkan manajemen tinggal merapat ke Palembang.

Lantaran manajemen enggan memberikan komentar. Alhasil, seluruh media lebih memilih menunggu kedatangan pemain anyar saat latihan perdana 4 Desember 2017 nanti.