Detak-Palembang.com PALEMBANG – Organisasi Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Pengurus Daerah II/Sriwijaya menggelar Syukuran pada Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-72 Persit KCK Tahun 2018, yang diselenggarakan di Gedung Sudirman Makodam II/Swj Jln. Jenderal Sudirman Km. 2,5 Palembang, Selasa (10/4).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S. Sos., Kasdam II/Swj Brigjen TNI Dr. Marga Taufiq, S.H, M.H., para Danrem, Irdam II/Swj, para Asisten, para Dan/Kabalakdam II/Swj serta segenap pengurus dan anggota Persit KCK PD II/Sriwijaya.

Acara puncak peringatan HUT Persit kali ini ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Persit KCK PD II/Swj Ny. Annies Putranto didampingi Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto dan Wakil Ketua Persit KCK PD II/Swj Ny. Nida Marga Taufiq besama Kasdam II Swj Brigjen TNI Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksana¬kan penyematan tanda penghargaan Lencana Setia Bakti VIII dan XVI tahun kepada masing-masing perwakilan ibu-ibu Persit, pemberian Tali Asih kepada Warakawuri dan anak-anak penyandang cacat serta penyerahan hadiah berbagai perlombaan dan pertandingan olahraga yang telah dilaksanakan dalam rangka per¬ingatan HUT Ke-72 Persit KCK.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, selaku Pembina Persit KCK Pengurus Daerah II/Swj dalam sambutannya mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh warga Persit KCK. “Semoga pertambahan usia menjadikannya sebagai organisasi yang semakin memberikan manfaat bagi keluarga, Kodam II/Swj maupun masyarakat, Bangsa dan Negara”, ujarnya.

Pangdam II/Swj juga sangat mengapresiasi atas komitmen dan konsistensi, pengabdian yang ibu-ibu Persit lakukan dalam perannya sebagai anggota masyarakat, yang turut peduli dan empati terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat disekitarnya, tanpa mengurangi perannya yang lain, yaitu peran sebagai ibu rumah tangga, istri prajurit, anggota organisasi dan sebagai wanita karier.

Menyikapi hal tersebut, Pangdam juga berharap agar seluruh istri prajurit mampu melaksanakan peran lainnya dalam menjaga keseimbangan dan pembinaan rumah tangga, serta senantiasa meningkatkan wawasan dan pengetahuan sehingga mampu mendidik anak menjadi generasi muda yang cerdas, terampil dan berkarakter serta dapat mendukung suami sampai puncak kariernya.

“Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah Ibu-ibu juga dituntut untuk turut berpartisipasi secara aktif dalam menjalankan roda organisasi, agar eksistensi Persit tetap terjaga, sebagaimana semangat dan cita-cita perjuangan para pendahulu”, imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Persit KCK Ny. Sita Mulyono dalam sambutannya yang dibacakan Ketua Persit KCK PD II/Swj Ny. Annies Putranto mengatakan bahwa. sesuai dengan UUD 1945 Pasal 27 Ayat 1 dan Pasal 28, maka seluruh anggota Persit maupun keluarga Prajurit TNI AD lainnya pada dasarnya adalah Warga Negra Indonesia yang memiliki Hak Politik.

“Sebagai bentuk rasa cinta kepada TNI AD, saya minta agar Hak Politik ini dapat ibu-ibu gunakan dengan penuh tanggung jawab, cerdas dan bijaksana serta selalu mengedepankan kepentingan rakyat, Bangsa dan Negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945”, ujarnya.

“Saya juga minta ibu-ibu untuk turut menjaga komitmen Netralitas TNI agar kepercayaan rakyat dan Bangsa Indonesia terhadap Institusi TNI AD tidak ternoda oleh sikap dan tindakan kita yang berupaya mengajak para suami dan Institusi TNI AD untuk mendukung Politisi maupun Partai Politik tertentu”, pungkasnya.

Puncak peringatan ulang tahun yang dila¬ksanakan secara sederhana ini dimeriahkan¬ dengan tampilan Kesenian Tari Tobelo dan lagu-lagu yang diiringi Band Wanita yang dibawakan ibu-bu Persit KCK PD II/Swj.

Untuk diketahui, dalam rangkaian HUT Persit dan Dharma Pertiwi tahun 2018, selain ziarah juga dilaksanakan penyuluhan kesehatan dan ceramah tentang Bahaya Narkoba serta berbagai perlombaan dan pertandingan, seperti lomba Pos KB Kes Terpadu, Rumah Sehat dan Bayi Sehat, Lomba Kesenian Tari Daerah dan pertandingan Tenis Meja, Tenis Lapangan, Bola Volly serta kegiatan sosial lainnya, seperti Bakti Sosial, donor darah, dan anjangsana serta pada puncaknya digelar acara syukuran.

Adapun Tema yang diangkat dalam acara Puncak Peringatan HUT Ke-72 Persit KCK kali ini adalah, “Dengan Dilandasi Keimanan Dan Ketaqwaan, Persit Kartika Chandra Kirana Bertekad Untuk Meningkatkan Potensi Diri, Kesehatan Dan Pendidikan Keluarga Serta Kreativitas Anggota Guna Mendukung Tugas TNI AD”.