Detak-Palembang.com PALEMBANG – Memasuki ibadah bulan puasa Laskar Wong Kito memaksimalkan latihan malam. Kendati ada beberapa pemain yang notabene pemain non muslim.

“Bulan puasa kita pilih latihan malam saja. Tidak ada sore atau pagi meskipun bisa saja kita terapkan,” ucap Asisten Pelatih SFC Rasiman

Menurutnya latihan malam di geber sekitar pukul 20.00 WIB atau paling lambat setelah solat tarawih Karena dia tidak ingin mempersulit pemain non muslim untuk latihan sebanyak dua kali.

“Kalo sore mereka latihan malam juga latihan, kasihan fisik pemain. Makanya lebih baik semuanya menjadi satu latihan malam,” ujarnya lagi.

Disaat latihan perdana sore hari tadi Senin,(14/5) Rasiman memimpin tanpa kehadiran pelatih kepala. Kata Rasiman coach Rahmad Darmawan izin dilatihan perdana karena anaknya tengah di rawat di rumah sakit.

“Besok coach RD sudah kembali lagi ke Palembang. Karena anaknya sakit makanya hari ini izin dulu,” tuturnya.

Sementara itu untuk latihan perdana sendiri semua menu sudah diberikan RD. Makanya Rasiman menjalankan latihan tanpa beban.

“Hari ini juga latihannya tidak berat karena perdana. Latihan lebih terfokus mengembalikan fisik pemain,” pungkasnya.