Detak-Palembang.com PALEMBANG – Akhirnya manajemen PT. Sriwijaya Optimis Mandiri atau SOM mengumunkan secara resmi hasil evaluasi kepada media masa di hotel Grand Inna Diara Palembang, Sabtu (14/7).

Dalam evaluasi putaran pertama Liga 1 Indonesia itu memastikan masa depan Rahmad Darmawan aman alias masih terus melanjutkan tugasnya sebagai pelatih kepala.

Pengumuman secara resmi itu diutarakan oleh Plt Dirut PT SOM Muddai Madang menuturkan ada 8 pemain yang dilepas berdasarkan keputusan evaluasi. Mereka Hamka Hamza, Ndiaye, Makan Konate, Adam Alis, Novan, Rahmad Hidayat, Alfin dan Wanggai.

“Karena memang sudah sewajarnya setiap memasuki bursa transfer ada pemain yang masuk dan keluar. Jadi hal yang wajar kalau memasuki titik akhir putaran pertama ada evaluasi,”kata Muddai kepada awak media.

Selanjutnya jajaran pelatih, owner hotel Grand Inna ini menyebutkan Rahmad Darmawan dan staf pelatih lainnya tidak di evaluasi. Lantaran RD telah bekerja sangat baik selama putaran kedua.

“Coach RD tetap menjadi pelatih kita selama Liga 1 berakhir. Semua sesuai dengan harapan fans, suporter dan semua pihak termaksud juga manajemen,” ucapnya.

Muddai berharap gosip-gosip yang tersebar di luaran terhadap Laskar Wong Kito dinilainya tidak layak. Karena Sriwijaya FC disebutnya hanya menganti 8 pemain terkait evaluasi. Sedangkan SFC masih mempunyai 22 pemain.

“22 pemain untuk ukuran sebuah klub 100 % cukup. Pastinya memasukin putaran kedua kita akan tambah lagi pemain. Saya berharap masyatakat tenang. Karena SFC juga masih memiliki rentetan pemain bintang dan pemain lokal yang tidak kalah bersaing,” ungkapnya.

Namun terakhir Muddai sangat senang melihat respon masyatakat. Dinilai semua publjk tanah air sangat mencintai klub asal Kota Palembang ini.