Detak-Palembang.com PALEMBANG – Asosiasi Provinsi PSSI Sumatera Selatan mentargetkan pelatih lokal setidaknya menyandang lisensi C AFC untuk memperbaiki pola pembinaan atlet usia muda.

Ketua Asprov PSSI Sumsel Ucok Hidayat di Palembang, Selasa, mengatakan, jika para atlet sudah ditangani oleh pelatih bersertifikat maka setidaknya pola latihan yang diberikan sudah baku atau berlaku sesuai standar internasional.

“Peningkatan kualitas pelatih menjadi fokus perhatian PSSI Sumsel karena kami menyakini bahwa terciptanya atlet andal itu tak lepas dari sentuhan pelatih,” kata Ucok, ketua Asprov PSSI periode 2018-2023 ini seusai acara penutupan kursus di Wisma Atlet Jakabaring, Palembang, Selasa.

Untuk itu, PSSI Sumsel bersedia memfasilitasi kursus pelatih lisensi C AFC di Palembang, 15-27 Maret dengan mendatangkan pemain sekaligus mantan pelatih Timnas, Sutan Harhara.

Ucok berharap, para pelatih dapat menyerap ilmu kepelatihan yang paling terbaru dari AFC.

“Tentunya banyak terjadi perubahan di dalam sepak bola terutama mengenai metode kepelatihan. Jangan sampai pelatih -pelatih kami ketinggalan. Setelah ini, jangan berhenti, sebaiknya lanjut ke lisensi B AFC,” kata pria yang juga menjabat sebagai manajer Sriwijaya FC ini.

Sementara itu, Sutan Harhara mengatakan dirinya sangat senang bisa berbagi ilmu dengan para pelatih asal Sumsel, apalagi kursus lisensi C AFC ini mengajarkan sejumlah hal baru.

“Tidak seperti sebelumnya terdapat dua materi utama yakni teori praktek, dan low of the games, kini ada materi teknologi informasi (IT) dan sport science,” kata dia.

Salah seorang peserta, Subagio mengakui banyak ilmu yang didapatkan dan pengalaman dari instruktur kawakan Sutan Harhara.

“Kami berharap Lisensi B kembali di gelar di Palembang,” kata dia.

Menurutnya kursus kepelatihan ini sangat berarti bagi pelatih-pelatih di Sumsel untuk peningkatan kualitas dan upgrade ilmu dan teknologi pelatihan.

“Juga penting untuk kualitas pembinaan pemain-pemain berkualitas di Sumsel. Kalau bicara soal bibit pemain sepakbola, Sumsel tidak kalah dengan pulau Jawa,” ujar Bagio.

Kursus kepelatihan ini ditutup dengan laga persahabatan antara para peserta kursus yang membentuk menjadi Tim Pelatih menghadapi para mantan pemain top di eranya yang tergabung dalam Allstar Asprov Sumsel.

Terdapat 24 peserta dalam kursus lisensi C AFC ini diantaranya Subagio, Heri Susilo (Asisten Pelatih Sriwijaya FC), Fauzi Toldo, Amirul Mukminin (Eks-Sriwijaya FC), Nur Iskandar (Pemain Sriwijaya FC).