Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda (Fitri) menerangkan bahwa saat ini prospek ekspor pempek ke luar Kota Palembang baik ke dalam maupun luar negeri cukup cerah. Bahkan menurut data yang ia dapatkan, dalam sehari ekspor pempek mencapai angka satu ton per harinya.

Hal ini diungkapkan Fitri saat menggelar demo masak pempek bersama warga di Jalan Slamet Riady Lorong Kemas I RT 4 RW 2 Kelurahan Kuto Batu Kecamatan Ilir Timur (IT) III, Senin (4/12). Dikatakannya, saat ini pesanan pempek dari luar Kota Palembang sangat tinggi yakni mencapai angka satu ton per harinya, maka dari itu ia mengajak para masyarakat yang tertarik untuk menggeluti bidang tersebut dapat mengajukan diri agar mendapat pinjaman modal.

“Ini memang program Pemkot Palembang untk memberikan pinjaman kepada warganya untuk modal usaha tanpa ada agunan maupun jaminan,” ucap Fitri.

Untuk persyaratannya sendiri cukup mudah, yakni mengajukan diri ke kelurahan ataupun kecamatan domisilinya dengan membawa identitas diri yang lengkap. “Nanti ada tim khusus yang menyeleksinya. Dan tidak ada setoran apapun dalam pengajuan ini,” tegas Fitri.

Besaran pinjaman sendiri, sambung Fitri, senilai tiga juta rupiah dan dapat diangsur dalam waktu setahun. “Sekali lagi ini tanpa bunga, agunan maupun jaminan,” katanya lagi.

Selain itu, ia mengingatkan agar para pembuat pempek dapat terus menjaga kualitas pempeknya dengan menggunakan ikan segar sebagai bahan baku utamanya. “Ingat kualitas itu nomor satu. Jadi kita harus menjaga kualitasnya agar pesanan pempek ke luar kota terus meningkat,” harapnya.