Detak-Palembang.com PALEMBANG – Prajurit Kodam II/Swj ternyata tidak hanya profesional dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai alat Negara di bidang pertahanan darat di wilayah Sumbagsel, tetapi juga ikut melestarikan salah satu ikon kuliner favorit warga Sumatera Selatan, yaitu membuat pempek.

Pelatihan pembuatan pempek ini selain diikuti prajurit maupun PNS sejumlah satuan Kodam II/Swj  di Garnizun Palembang, juga diikuti ibu-ibu Persit KCK Kodam II/Swj. Kegiatan pelatihan di pusatkan di Markas Bekangdam II/Swj, Palembang. Pelatihan yang menghadirkan koki terkenal special pembuat pempek Palembang ini, Jum,at (2/6) dibuka oleh Kabekangdam II/Swj Kolonel Cba Romy Tuwaidan, yang diwakili Danden Bekang II-44-04/Palembang Letkol Cba Risal Salewangan.

Dijelaskan oleh Letkol Cba Risal Salewangan bahwa pembuatan pempek bagi prajurit, PNS maupun anggota Persit ini selain merupakan tindak lanjut perintah Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM Putranto, S.Sos untuk mengangkat ciri khas masakan/makan Palembang, juga dimaksudkan untuk ikut melestarikan kuliner khas Palembang, pempek.

Dalam pelatihan ini, peserta pelatihan dilatih bagaimana cara membuat pempek kapal selam, pempek pistel, pempek lenjer, pembuatan tekwan dan kuahnya serta pembuatan cuka untuk pempek.

Sementara itu, ditempat terpisah Wakapendam II/Swj Letkol Inf Paiman menjelaskan bahwa kuliner  pempek ini  begitu mudah ditemui, mulai dari pinggir jalan hingga di hotel berbintang. Bagi masyarakat Palembang, pempek bisa dikatakan makanan pokok ke dua setelah nasi, sehingga tiada hari tanpa menikmati pempek.

“Kita ingin ikut melestarikan dan mengangkat makanan khas Palembang, seperti pempek sebagai makanan sehat dan bergizi. Untuk masalah rasa pempek buatan prajurit/ibu-ibu warga Kodam II/Swj, tentu rasanya tidak kalah enak dengan pempek lainnya,” pungkasnya.