Detak-Palembang.com PALEMBANG – Prajurit dan PNS TNI Kodam II/Swj diingatkan kembali tentang bagaimana menggunakan Media Sosial (Medsos) seperti Washapps (WA), twitter dan facebook sesuai dengan peruntukannya terutama dalam menjaga nama baik satuan Kodam II/Swj.

Medsos memiliki dampak yang positif membawa manfaat dalam pertukaran informasi secara cepat dan akurat, namun di sisi lain dapat menimbulkan berbagai dampak negatif yang akan berpengaruh secara langsung atau tidak langsung seperti penyebaran ideologi radikal, pornografi, dan sebagainya.

Oleh sebab itu, hati hati menggunakan media sosial, jangan mempost rahasia yang berkaitan dengan kegiatan militer serta unggahan foto dengan pakaian seragam dalam kesempatan atau pose yang tak pantas.

Demikian hal tersebut ditegaskan kembali oleh Kainfolahtadam II/Swj Kolonel Inf Eddy Basuki selaku Irup pada Upacara Mingguan, Senin (11/9), yang diselenggarakan Kodam II/Swj di lapangan Apel Makodam II/Swj, Palembang.

Menurut Kolonel Eddy Basuki, menggunakan medsos harus selektif, sehingga dalam penggunaanya memiliki manfaat sebagai mana mestinya. “Setiap prajurit harus tahu dan mengerti batas-batas penggunaannya. “Tidak ada lagi yang meng-upload foto atau video yang dapat mengakibatkan tercemarnya nama baik terutama instansi TNI ,” tandasnya.

“Pemanfaatan Medsos dalam lingkungan TNI memang diperbolehkan dan tidak dilarang, namun harus pandai-pandai dan cerdas  dalam menggunakannya”, terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Kolonel Inf Eddy Basuki juga mengingatkan agar seluruh Prajurit dan PNS Kodam II/Swj untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan kendaraan dijalan raya, terutama kendaraan roda dua/motor. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kerugian personel akibat kecelakaan dijalan raya.

“Sebelum mengendarai, jangan lupa hendaknya kendaraan dicek dahulu. Lengkapi surat-surat kendaraan, terutama SIM dan STNK dan selalu patuhi aturan dalam berlalu lintas”, tuturnya.