Detak-Palembang.com PALEMBANG – Maraknya atribut pasangan calon Walikota, maupun calon Gubernur yang tidak pada tempatnya sehingga merusak keindahan kota, membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Palembang bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palembang, melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK).

Hal tersebut diutarakan, Kasat Pol PP Kota Palembang Alex Ferdinandus, didampingi Ketua Panwaslu Kota Palembang usai apel gabungan bersama Panwaslu, TNI – Polri, di halaman Kantor Pol PP jalan MP. Mangkunegara, Kamis malam (31/05).

“Sesuai rencana malam ini, Kita tertibkan atribut calon Walikota, Gubernur, maupun atribut lain yang merusak keindahan Kota Palembang,” jelas  Alex Ferdinandus.

Menurut Alex merujuk Peraturan Walikota (Perwali) nomor 17 tahun 2017 tentang penertiban atribut publikasi, dan Peraturan KPU No. 4 tahun 2017 untuk calon Kepala Daerah selama masa kampanye.

“Kita harus tertibkan baner baner paslon yang terpasang di pohon – pohon, tiang listrik, tian telepon dan yang tidak pada tempatnya. Dan saya mengimbau tempatkanlah sesuai dengan aturan yang berlaku,”jelasnya

Terkait penertiban atribut paslon lanjutnya, Sat Pol PP meminta Panwaslu untuk mendampingi dalam penertiban malam ini

“Kita minta Panwaslu Kota Palembang, untuk mengawasi penertiban pasangan calon. Jangan sampai ada kata – kata Kita tepang pilih,”ucapnya

Penertiban malam ini melibatkan 150 personil Sat Pol PP ditambah 51 personil Panwaslu Kota Palembang dan dibagi kedalam dua kelompok

“Kita lakukan dua malam, malam Jum’at dan malam Sabtu. Untuk malam ini dibagi menjadi 2 rute, tim 1 di jalan Noerdin Panji, Brigjen Harun Sohar, Alamsyah Ratuprawira negara, Asnawi Mangkualam dan tim 2 di jalan Soekamto,Basuki Rahmad,Demang Lebar Daun,Angkatan 45, POM IX, Sumpah Pemuda dan wilayah hukum Kota Palembang,”jelasnya

Hal yang sama  juga disampaikan Muhammad Taufik Ketua Panwaslu Kota Palembang meminta Satuan Polisi Pamong Praja untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye yang tidak pada tempatnya.

“Semua harus ditertibkan, jangan tebang pilih. Tolong tertibkan banner yang di pohon – pohon, tiang listrik yang bukan merupakan APK resmi dari KPU,”ujarnya

Dilanjutkannya, Jangan sampai penertiban ini sia – sia, seakan – akan pekerjaan yang dilakukan tidak ada hasil. Dan diharapkan pengertian pasangan calon untuk tidak memasang APK diluar kententuan yang berlaku.

M. Taufik juga mengimbau kepada paslon peserta pilkada dan tim pemenangan untuk menaati aturan aturan pemasangan APK dan memperhatikan keindahan kota.

“Tolong kepada paslon, dan team pemenangan untuk tidak memasang diluar ketentuan. Bila masih ada, akan kita turunkan paksa,” tegasnya.