Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib didaulat menjadi salah satu pembicara di acara rembuk nasional dengan tema “kolaborasi Pemerintah kota dalam membangun budaya integritas kota dan nasional”, di hotel bidakara Jakarta, Rabu (28/2).

Akhmad Najib menjadi pembicara bersama perwakilan Polri, Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Akhmad Najib dipilih menjadi salah satu pembicara, karena Palembang menjadi daerah yang dinilai mampu menerapkan budaya integritas.

Akhmad Najib mengungkapkan, penerapan budaya integritas di dalam Pemerintahan sangat diperlukan.

“semua ASN harus mempunyai budaya integritas, agar apa yang mereka kerjakan benar-benar sesuai koridor, dan yang paling penting terhindar dari perbuatan korupsi,” ungkap Akhmad Najib

Akhmad Najib menyampaikan, dalam upaya menerapkan budaya integritas, Pemerintah kota Palembang menerapkan beberapa kebijakan.

“Diantaranya kita menerapkan sistem transparan dalam setiap pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat, seperti  e-Planing, dan e-budgeting,” ujar Akhmad Najib.

Akhmad Najib juga menjelaskan, saat ini Pemerintah kota Palembang telah mengajukan Peraturan Daerah tentang pembangunan budaya integritas ke DPRD.

“Jika Perda ini sudah disahkan, ada 16 kriteria budaya integritas di dalam Perda tersebut, yang harus dipatuhi oleh semua OPD kota Palembang,” jelas Akhmad Najib.