Detak-Palembang.com PALEMBANG – Flyover simpang Keramasan dan simpang bandara Palembang akhirnya resmi beroperasi. Hal ini ditandai dengan pembukuan fungsional kedua flyover ini oleh Pjs Walikota Palembang Dr. H. Akhmad Najib, SH, M. Hum, Selasa (5/6).

Turut hadir kepala balai besar pelaksana jalan nasional V Palembang Zamharir Basuni, Kasatker Pelaksana Jalan Metropolitan Palembang Yudian Budi Krisnha, dan sejumlah pejabat Pemerintah kota Palembang.

Dalam sambutannya, Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib mengungkapkan, dibukanya fungsional flyover simpang keramasan dan simpang bandara ini dalam rangka upaya kelancaran arus lalu lintas menjelang mudik lebaran.

“Untuk grand openingnya nanti langsung oleh Presiden, namun untuk kelancaran lalu lintas, karena saat ini seringkali terjadi kemacetan, maka mulai hari ini kedua flyover tersebut resmi kita operasikan,” ungkap Akhmad Najib.

Akhmad Najib berpesan kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut.

“Mari kita jaga flyover ini, ini proyek mahal, tidak mudah mendapatkannya, jadi harus dijaga, jangan sampai dicoret-coret tangan tidak bertanggung jawab, makanya dibawah flyover kita buat pos polisi untuk penjagaan,” kata Najib.

Untuk flyover keramasan, lanjut Najib, semuanya sudah bisa dioperasikan baik jalur atas maupun jalur bawah.

“Sementara untuk flyover simpang bandara hanya bagian atas saja yang kita operasikan, karena bagaian bawah ada sedikit jalur yang mengalami penyempitan karena ada rumah warga yang belum dibebaskan, namun kami tegaskan besok pembebasan itu sudah selesai, kita bayarkan, sehingga bisa segera dilalui,” ujar Najib.

Sementara itu, kepala balai besar pelaksana jalan nasional V Palembang Zamharir Basuni menjelaskan, flyover simpang keramasan dan simpang bandara memiliki lebar yang sama yakni 18 meter.

“Untuk panjangnya, flyover keramasan memiliki panjang 650 meter, dan untuk flyover simpang bandara memiliki panjang 460 meter,” jelas Zamharir.