Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pjs Walikota Palembang Dr H Akhmad Najib SH MHum mengajak seluruh guru dan kepala sekolah untuk berperan aktif membangun karakter bangsa melalui peserta didik. Indonesia dikenal dunia sebagai bangsa yang ramah, memiliki budi pekerti yang luhur, serta menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual.

“Membekali Ilmu Pengetahuan dan Teknologi kepada peserta didik adalah kewajiban bagi dunia pendidikan. Namun tidak akan lebih baik tanpa disertai dengan pembekalan budi pekerti serta iman dan takwa,” ujar Akhmad Najib pada peringatan Isra’ Mi’raj di kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang, Jumat (27/4).

Kepada guru dan kepala sekolah yang hadir, Akhmad Najib yang juga mantan pendidik tersebut mengajak para tenaga kependidikan untuk senantiasa introspeksi diri dengan meneladani akhlak serta budi pekerti Rasulullah Muhammad SAW. Para tenaga pendidik juga diajak untuk terus meningkatkan kompetensi diri dan pengembangan metode pembelajaran bagi siswa didiknya.

“Meneladani Rasulullah tentunya harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebarkan teladan ini ke anak didik sehingga Palembang dapat semakin baik dan selalu terjaga situasi yang kondusif untuk kemajuan kota kita tercinta,” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakannya, seluruh pihak ingin Palembang berkembang semakin bagus, senantiasa terjaga situasi kondusif. Oleh karena itu para guru diajak untuk berperan untuk mengajak siswa untuk ikut menjaga kebersihan, ketertiban, memiliki nilai budi pekerti serta hormat-menghormati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan, peringatan Isra Mi’raj merupakan agenda keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi serta nilai spiritual pegawai di dinas tersebut. Melalui peringatan tersebut, peserta diajak mengingat kembali bahwa ajaran keagamaan mengajak untuk kebaikan.

“Kita harus membentengi diri dengan nilai keagamaan. Untuk itu,tahun ini akan dilakukan MoU dengan Kemenag untuk peningkatan nilai Imtak di sekolah-sekolah. Ini merupakan salah satu upaya kita untuk membentengi generasi muda agar tidak terjerumus pada hal yang negatif,” pungkasnya.