Detak-Palembang.com PALEMBANG — Sebanyak 64 tim bersaing sengit dalam game Mobile Legends, dalam turnamen bertajuk Piala Presiden e-Sport 2019 di Palembang Sport Conventient Centre (PSCC) Palembang Sabtu (9/2/2019). Mereka bertarung untuk memperebutkan tiket untuk mewakili Palembang.

Penggagas Indonesian e-Sport Premier League (IESPL) selaku operator kompetisi Rangga Danu Prasetyo mengatakan, turnamen di Palembang ini merupakan partai kualifikasi pertama yang diadakan bersamaan dengan Kota Bali. Dalam kesempatan ini, akan diambil masing-masing 1 perwakilan dari 8 kota tempat dihelatnya kegiatan tersebut.

“Rencananya, grand final akan diadakan di Istora Senayan Jakarta 30 – 31 Maret mendatang,” ujarnya di sela acara.

Ia mengatakan, ke-8 kota tersebut adalah Palembang, Makassar, Bali, Manado, Surabaya, Solo, Pontianak dan Bekasi. Selain itu, pihaknya juga mengadakan seleksi terbuka untuk 8 kursi lagi untuk mereka yang kotanya tidak disambangi turnamen tersebut.

“Jadi akan ada 16 besar tim yang akan bertarung di grand final,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel Ahmad Yusuf Wibowo mengatakan pemerintah daerah Sumsel khususnya mendukung penuh kegiatan tersebut karena sudah masuk dalam cabang olahraga yang diakui. Bahkan cabor e-Sport sudah mulai dipertandingkan di Asian Games 2018, meskipun masih tahap eksebisi.

“Kita mendukung penuh kegiatan tersebut, apalagi hal ini menghapus stigma negatif tentang gamer. Jangan hanya diam di kamar saja, main game tapi sekarang sudah bisa menghasilkan prestasi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat ini e-Sport sudah mulai memasuki industri dan dikelola secara profesional. Namun, hal itu berbeda dengan gamer biasa yang menghabiskan waktu luang untuk sekedar hiburan semata.

“Kalau gaming, cenderung melakukan kegiatan rekreasi dengan meluangkan waktu bermain. Namun kalau e-Sport, sudah lebih ke arah profesi. Ada aturan dan tata kelola yang profesional,” pungkasnya. (ZYD)