Detak-Palembang.com MUARADUA – Untuk mengisi rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi ke 14 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Bagian Kesejehteraan Rakyat Setda OKUS menggelar tabligh akbar, Senin (29/01) pagi di Gedung Kesenian Muaradua.

Sebelum acara pengajian dimulai, diawali dengan pemberian santunan berupa bingkisan kepada 5O orang anak yatim dan pembacaan dzikir istighotsah bersama-sama.

Kabag Kesra Setda Kabupaten OKU Selatan Drs. H. Zakwani melalui Kasubag Keagamaan Mukhlisin, S.Pd.I menyatakan bahwa pemberian santunan ini adalah berasal dari dinas sosial.

“Dinas sosial bekerjasama dengan kita dalam pemberian bantuan ini,” jelas Mukhlisin.

Dalam sambutannya, Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo mengucapakn rasa terimakasih atas antusiasnya masyarakat dengan menghadiri tabligh akbar ini.

Kebersamaan dan rasa persatuan dalam acara tabligh akbar ini sebagai wujud syukur kepada Allah bahwa Kabupaten OKU Selatan kini telah berusia 14 tahun.

“Kita baru 14 tahun, lebih muda apabila dibandingkan dengan kabupten lain, namun 14 tahun juga adalah usia yang sudah cukup dewasa untuk bisa berbuat banyak,” kata Bupati Popo bangga.

Hal itu kata Popo dibuktikan dengan telah banyaknya pembangunan fisik dari tingkat kabupaten sampai ke pelosok desa, dan juga sebagai bukti bahwa OKU selatan telah berkembang, minimal menyamai kabupaten lainnya.

“Kita harus bangga, kita tidak kalah dengan kabupaten yang sudah lama,” ujarnya optimis.

Meskipun secara fisik pembangunan infrastruktur dapat dilihat dan dirasakan, namun pembangunan sumberdaya masyarakat (SDM) juga tak kalah penting untuk ditingkatkan, karena kemajuan fisik tanpa kemajuan SDM akan percuma saja.

“Mari di hari jadi Kabupaten OKU Selatan, kita bersama masyarkat  merenung kembali, bagaimana dengan pembangunan SDM di OKU Selatan,” ajak bupati.

“Mulai dari diri kita masing-masing harus berubah kepada yang lebih baik, demikian juga masyarakat harus berubah dengan berperilaku tertib dan tetap menjaga suasana tetap aman,” sambungnya.

Kepada para pejabat dalam jajarannya, bupati meminta mereka agar selalu melihat dan memperhatikan masyarakatnya masing-masing seperti dalam sektor pendidikan, keagamaan dan lain-lain.

Dengan adanya media sosial, arus informasi berjalan sangat cepat, kalau sampai masing-masing pemangku kepentingan tidak tahu kondisi masyarakat, artinya mereka tidak ada kepedulian.

Misalnya apabila ada warga yang sakit dan tidak mampu namun kemudian dibiarkan saja, hal itu sudah keterlaluan.

Oleh karena itu bupati muda itu kembali mengajak kepada semua pihak untuk selalu berbuat yang terbaik kepada orang-orang di sekeliling mereka.

Diakhir sambutannya pemilik gelar kesaarjanaan B. Comerse ini mengharapkan saran dan doa semua pihak agar pemerintah dapat terus fokus dalam membenahi pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu dalam tausiahnya Udtadz DR. KA. Bukhori menyatakan bahwa peringatan HUT OKU Selatan ini sebagai wujud rasa syukur.

“Jadinya Kabupaten OKU Selatan ini karena  rahmat Allah,  ini yang harus kita syukuri,” tegas Bukhori.