Detak-Palembang.com MANILA – Memerangi tindak korupsi di biro bea cukai yang terjadi di negaranya, Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan operator buldozer untuk menggilas puluhan mobil mewah yang diselundupkan masuk ke negaranya secara ilegal, Selasa (06/02).

Sebanyak 30 unit mobil berbagai merek ternama dengan total nilai 1,2 juta dolar AS, seperti Jaguar, Lexus, Corvette Stingray, mobil mewah buatan Jerman dan Jepang digilas kendaraan berat di halaman kantor bea cukai di Manila. Kendaraan mewah itu disita aparat bea cukai Filipina karena akan diselundupkan ke negeri itu.

“Hancurkan semuanya hingga menjadi lempengan besi,” kata Duterte dalam pidato di hadapan para pegawai bea cukai.

Biasanya, mobil mewah selundupan ini akan disita sebelum kemudian dijual dalam lelang yang digelar pemerintah.

“Saya akan membayar semua, tidak masalah,” kata Duterte.

Biro Bea Cukai mengumpulkan pajak barang impor dan instansi menjadi salah satu yang terpenting dalam menghasilkan uang bagi negara.

Namun, di sisi lain, Bea Cukai Filipina selalu menjadi yang teratas dalam berbagai survey tentang instansi pemerintah paling korup.

Sementara itu, Kepala Biro Bea Cukai Filipina Isidro Lapena mengatakan sejak dia menjabat pada Agustus tahun lalu, dia sudah memutasi 691 dari 7.000 orang stafnya.

Dua pegawai bea cukai dipecat dan 16 lainnya dinonaktifkan terkait dugaan melakukan kegiatan ilegal.