Detak-Palembang.com DAR ES SALAAM – Dubes RI Dar es Salaam, Prof. Dr. Ratlan Pardede, yang juga terakreditasi untuk negara Uni Komoro, telah menghadiri undangan upacara penyerahan surat kepercayaan kepada Presiden Uni Komoro, H.E. Azali Assoumani, di Moroni, pada tanggal 25 Oktober 2018. Upacara tersebut didahului dengan penyerahan salinan surat tauliah kepada Minister of Foreign Affairs, International Cooperations, and Francophonie(Menteri Luar Negeri) Uni Komoro, H.E. Mohamed El-Amine Souef, pada tanggal 23 Oktober 2018.

Dalam pertemuan dengan Presiden Uni Komoro, Dubes RI Dar es Salaam telah menyampaikan keinginan RI untuk terus meningkatkan kerja sama bilateral dengan Uni Komoro di bidang ekonomi, sosial budaya (khususnya pendidikan dan pelatihan), serta politik (isu-isu multilateral dan pencalonan di berbagai organisasi internasional

Terkait hubungan perdagangan bilateral, tercatat adanya peningkatan nilai perdagangan yang signifikan antara Indonesia dan Uni Komoro dari USD$ 3,8 juta pada tahun 2016 menjadi USD$14,05 juta pada tahun 2017. Ke depannya, Pemerintah Indonesia akan terus berupaya meningkatkan kerja sama ekonomi dengan Uni Komoro di berbagai bidang.

Selain itu, Dubes RI juga mempromosikan peluang beasiswa, studi, dan berbagai program pengembangan kapasitas di Indonesia, khususnya melalui skema beasiswa KNB maupun program kerja sama teknis.

Sementara itu, Presiden Uni Komoro mengapresiasi berbagai bantuan yang telah diberikan Indonesia kepada Uni Komoro, baik melalui pemberian beasiswa maupun berbagai pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi masyarakat Uni Komoro di berbagai sektor.

Beliau menyampaikan keinginannya untuk mengunjungi Indonesia dalam jangka waktu dekat ini guna memperkuat kerja sama bilateral antara kedua negara. Sebagai sesama negara mayoritas muslim dan juga negara kepulauan, beliau mengungkapkan keyakinannya akan potensi kerja sama bilateral RI-Uni Komoro yang besar. Presiden Uni Komoro secara khusus mengundang para pengusaha Indonesia untuk berinvestasi di Uni Komoro di sektor pariwisata dan perikanan.

Dalam kesempatan terpisah, Menlu Uni Komoro memberikan pengakuan terhadap peran kepemimpinan Indonesia dalam Gerakan Non Blok maupun dalam Organisasi Kerja Sama Islam.

Uni Komoros merupakan negara kepulauan yang berada di Afrika Timur. Beribukotakan Moroni, Uni Komoros secara de facto terdiri dari 3 pulau, yaitu pulau Gazija (Grande Comore), Anjouan dan Moheli. Sejumlah komoditas unggulan Uni Komoro antara lain Vanilla, ylang-ylang (bahan baku utama parfum), cengkeh, dan kopra yang diekspor ke berbagai negara.

KBRI Dar es Salaam terus berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama bilateral khususnya kerjasama ekonomi dengan negara-negara akreditasinya, yaitu Tanzania, Rwanda, Burundi, dan Uni Komoro.