Detak-Palembang.com PALEMBANG – Jembatan Musi IV yang menghubungkan Seberang Ulu, pada kawasan Jalan KH Azhari 14 Ulu dan Seberang Ilir di Jalan Slamet Riyadi Kelurahan 3 Ilir Kota Palembang, progres pembangunannya mencapai 67,83 persen sampai akhir tahun tahun 2017.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Jembatan Musi IV, Suwarno mengatakan,Jembatan Musi IV sebagai penunjang Asian Games 2018 diharapkan dapat mengurai kemacetan terutama yang terjadi di Jembatan Ampera.

‘Kita berharap pengerjaan Jembatan Musi IV selesai sebelum Asian Games, kira-kira pertengahan tahun 2018. Pembangunan Jembatan Musi IV tidak terkendala untuk fisik jembatan, namun secara keseluruhan masih terkendala pada pembebasan lahan,” ungkap Suwarno Di Lokasi Jembatan Musi IV, Senin (08/01).

Lanjutnya, pembebasan lahan untuk jembatan Musi IV berada di seberang Ulu dan Ilir. Untuk di seberang Ilir Jalan Slamet Riyadi dan Jalan KH Azhari lahan sepanjang 1.129 meter sudah dibebaskan.

“Di seberang Ilir Jalan Slamet Riyadi dan Seberang Ulu dari pangkal jembatan hingga Jalan KH Azhari sudah dibebaskan. Tetapi dari jalan KH Azhari ke jalan A Yani sepanjang 874 meter lahan tersebut belum dibebaskan,” katanya.

Ia menambahkan, pembebasan lahan dari jalan KH Azhari sampai Jalan A Yani dijanjikan sudah dibebaskan pada Oktober 2017, dan pada Januari 2018 ini progres sudah mencapai 40 persen.

“Janjinya Oktober sudah dibebaskan dan progres pengerjaan di kawasan itu 40 persen. Tapi realisasinya 0 persen, jadi jalan akses terancam dipotong dari kontrak awal pengerjaannya hingga jalan A Yani,”  katanya.

Pihaknya pesimis pengerjaan sampai Jalan A Yani selesai sebelum pelaksanaan Asian Games 2018. Bahkan, terancam dipotong akses menuju jalan utama untuk optimalisasi, lantaran kontraktor tidak mau didenda karena tidak salah.