Detak-Palembang.com BENGKULU – Pada tanggal 07 Agustus 2018, Wakasad Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman.S.Sos, M.Si  dan Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Irwan,S.I.P.,M.Hum beserta rombongan meninjau Harbang system blok Yonif 144/JY di Kabupaten Curup, Rabu (8/8).

Kunjungan Wakasad Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman.S.Sos, M.Si  didampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Irwan,S.I.P.,M.Hum,Danrem 041/gamas Kolonel inf Arnold B Sinaga serta sejumlah perwira TNI AD  menggunakan helikopter dan disambut oleh Dandim 0409/Rejang Lebong Letnan Kolonel Kav Budi Wirman SSos.

Wakasad Letnan Jenderal TNI Tatang sulaiman.S.Sos, M.Si memberikan arahan kepada anggota Korum dan Ibu ibu Persit Yonif 144/JY Bahwa pembangunan atau renovasi untuk 144/JY tersebut merupakan Program langsung dar Kasad Dimana menurutnya dibandingkan kesatuan lainnya, Pembangunan 144/JY termasuk paling besar.

“Pembangunan yang dilakukan di Yonif 144/JY ini merupakan yang terbesar dari kesatuan lainnya, karena anggaran yang digunakan hampir mencapai Rp 80 milyar” Ungkap Wakasad.

Lebih lanjut Wakasad berharap agar pembangunan yang dilakukan di yonif 144/JY ini bisa selesai sebelum akhir tahun 2018 dan dengan adanya pembangunan baik perkantoran maupun perumahan prajurit tersebut bisa membuat para prajurit dan keluarga nya bisa betah didalam Mako.

“Salah satu tujuan dari pembangunan ini adalah biar Ibu ibu persit betah didalam rumah” Kata Wakasad didepan Ibu ibu persit.

Dalam kesempatan tersebut, Wakasad meminta Ibu ibu persit Yonif 144/JY yang ditinggal suaminya bertugas sebagai Satgas Pamtas RI- Malaysia selama 10 bulan kedepan, bisa menjaga Harkat dan martabat ibu persit selama ditinggal sang suami bertugas, para persit mengisinya dengan sejumlah kegiatan positif. “Selama ditinggal suami bertugas, saya minta ibu ibu persit mengisi dengan kegiatan kegiatan yang bermanfaat, termasuk sesekali melakukan rekreasi sehingga tak jenuh,” pesan Wakasad.

Selain itu Wakasad juga berpesan agar para ibu ibu persit selalu mendoakan suaminya yang tengah menjalankan tugas Negara, sehingga mereka bisa pulang dengan selamat, terlebih menurut Wakasad tugas yang di emban Satgas Pamtas tersebut tidak mudah.

“Doakan agar selama menjalankan tugas bisa dilaksanakan dengan lancar dan baik, kemudian pulang dengan selamat, terlebih lagi saat ini komunikasi bisa dilakukan dengan mudah bahkan bisa video call,” pungkas Wakasad.