Detak-Palembang.com PALEMBANG – Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) Provinsi Sumatera Selatan tahun 2016-2036 sudah ditetapkan pemerintah provinsi Sumsel. Selain menetapkan Perda pemerintah provinsi Sumsel juga melaunching program Sistim Informasi Tata Ruang (Sitarung).

Dikatakan Ucok Hidayat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) dengan ditetapkannya Perda tersebut maka Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota wajib menyesuaikan tata ruang daerah dan Penerapannya.

“Rencana tata ruang yang berkualitas, membutuhkan tujuan, kebijakan, strategi dan muatan yang mampu mengantisipasi isu-isu penataan ruang yang ada. Dan juga mensinkronkan produk tata ruang dengan pemanfaatan dan pengendalian ruang yang bersifat komprehensif, baik ekonomi, sosial dan lingkungan,” jelas Ucok Hidayat usai launching Sitarung, Kamis (30/11).

Lanjutnya, dengan aturan Peraturan Pemerintah no 15 tahun 2010 mengamanatkan bahwa bentuk pembinaan penataan ruang kepada masyarakat dapat dilakukan melalui sosialisasi. Juga dalam PP tersebut juga mengamanatkan pengembangan sistem informasi untuk menyebarluaskan informasi tata ruang.

“Program Sitarung bertujuan meningkatkan kapasitas layanan informasi dan komunikasi bidang tata ruang. Sitarung juga sebagai koordinasi provinsi – kabupaten/kota dan antar walidata dalam bidang penataan ruang,” jelasnya.

Melalui sosialisasi Perda No 11 tahun 2016 dan launching ini, Ucok berharap dapat memberikan wawasan, pemahaman dan pengetahuan terhadap perencanaan tata ruang.

“Jadi, nantinya dapat menjadi acuan dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang dapat di implementasikan guna mewujudkan perencanaan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan,” tutupnya.