Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pemerintah kota Palembang memberikan bantuan hibah sarana dan prasarana perikanan, akta notaris, kartu tanda nelayan, dan asuransi jiwa kepada kelompok usaha perikanan  di kota Palembang. 

Bantuan hibah diberikan langsung oleh Walikota Palembang H. Harnojoyo kepada 85 kelompok usaha perikanan, di halaman kantor dinas Pertanian Gandus Kota Palembang, Minggu (11/02).

Harnojoyo mengungkapkan bantuan hibah ini sebagai wujud kepedulian Pemerintah kota Palembang terhadap para kelompok usaha perikanan dan para nelayan.

“kita ingin memberikan kesempatan kepada nelayan kita untuk mendapatkan sesuatu yang lebih, sekarang syarat untuk menjadi nelayan harus ada kartu tanda nelayan, dan hari ini kita berikan secara gratis dan lengkapi dengan asuransi jiwa untuk mereka, dan kita juga memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana untuk usaha perikanan semoga bantuan ini bermanfaat,” ungkap Harnojoyo.

Harnojoyo mengatakan, potensi perikanan di Palembang sangatlah besar, harus terus digali potensi itu,salah satunya dwngan mensejahterakan para nelayan.

“Palembang ini sebagian besar wilayah perairan, dan hampir semua makanan khas Palembang berbahan baku ikan, jika dipadukan sangat menjadi potensi besar, oleh karena itu manfaatkan potensi ini,” kata Harnojoyo.

Apalagi kedepan, lanjut Harnojoyo, Palembang akan segera memiliki pasar ikan modern skala internasional.

“Bulan maret ini sudah dimulai pengerjannya, jika pasar ikan modern ini selesai, tentu akan menyerap banyak tenaga kerja dan kebutuhan ikan di Palembang akan semakin meningkat,” ujarnya.

Kepala Dinas Perikanan Kota Palembang Aprizal Hasyim menerangkan, bantuan yang diberikan, selain berbentuk kartu nelayan, akta notaris dan asuransi jiwa, bantuan juga berupa sarana prasarana untuk kelompok isaha perikanan.

“Diantaranya, Paket Bioplok Kolam Viber ( Bak Viber Bundar, Bibit Ikan Lele, Pakan,blower), Life Jacket, TOA, jas Hujan, Senter, dan peralatan perikanan lainnya,” terang Aprizal.