Detak-Palembang.com PALEMBANG Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang sudah menentukan lokasi Alat Peraga Kampanye (APK) Pileg dan Pilpres tahun 2019.

Namun tidak sedikit pemasangan APK yang dilakukan Caleg di sembarangan tempat dan tidak mentaat pemetaan lokasi APK yang sudah ditentukan.

Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palembang, Dadang Aprianto, sangat menyanyangkan banyak pelanggaran pemasangan baliho, spanduk dan alat peraga lainnya dari tempat yang telah disediakan.

Menurutnya pemasangan APK itu harusnya sudah diatur oleh KPU ketika sudah dimulainya masa kampanye per tanggal 23 September.

“Setelah masuk masa kampanye APK seharusnya sudah di lisensi oleh KPU, peserta tidak di perkenankan untuk membuat APK yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Dadang menegaskan, pihaknya sudah ber koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengambil langkah untuk bersama-sama mengambil tindakan.

“Tergantung pemasangannya, kalau APK itu di pasang di pohon artinya itu melanggar Peraturan Walikota, tentunya kita akan koordinasi dengan Pol PP, yang jelas kita akan segera melakukan tindakan mengenai hal itu, “ tegasnya.

Dalam kesempatan ini Dadang menghimbau, kepada para peserta Pemilu untuk berkampanye dengan baik dan taat aturan.

“Silahkan berkampanye, tapi tetap taati aturan dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.