Detak-Palembang.com PALEMBANG – Diduga tidak diberi uang, M Rizal (34) pemalak yang berada di Jalan Tengkuruk, Pasar 16 Ilir Permai nekat membacok sopir Diansyah (30) angkot jurusan Ampera-Kertapati. 

Akibatnya, korban harus dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Palembang guna mendapatkan perawatan luka yang dialaminya. Sedangkan, Rizal harus mendekam di sel tahanan Polresta Palembang.

Ditemui di ruang piker Satreskrim Polresta Palembang. Tersangka mengaku nekat membacok korban dikarenakan kesal dengan ulan Diansyah saat dirinya meminta uang jalur kepada korban.

“Saya minta baik-baik, dia malah bentak-bentak. Jadi, darah saya naik, dan membacoknya. Golok itu sengaja saya bawa untuk jaga-jaga,” ucap pemuda yang tinggal di Kecamatan Kertapati Palembang.

Disisi lain, kakak ipar korban Antoni saat membuat laporan di Mapolresta Palembang mengatakan ia tidak mengetahui secara pasti kejadian yang menimpa saudaranya itu.

“Saya dapat kabar kalau dia (korban) berada di rumah sakit. Pas saya cek, ternyata benar dia dirawat karena luka bacok di kepala, telinga sebelah kiri dan tangan sebelah kiri,” ungkap Antoni.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan satu orang yang diduga pelaku pembacokan terhadap korban.

“Korban sudah membuat laporan dengan kita. Saat ini dia bersama tersangka masih kita lakukan pemeriksaan secara intensif,” pungkasnya.