PALEMBANG – Laskar Wong Kito bermain sangat luar biasa didepan publik sendiri. Namun hasilnya tim hanya mampu bermain seri.

Nah mau tau apa komentar Pelatih Sriwijaya FC (SFC) terkait ketidak mampuan Makan Konate memaksimalkan finishing touch.

“Mereka selama ini tidak melakukan kesalahan apapun selama permainan, kecuali tidak mencetak goal,”ucap RD mengakui kekurangan anak asuhnya di laga semalam.

Namun dia tidak menyalahkan anak asuhnya. Lantaran disebut semua pemain telah bermain maksimal sampai 90 menit laga tidak sedikit pun disebutnya pemain menurunkan tempo.

“Kepada pemain saya berikan apresiasi. Saya mencoba beberapa variasi permainan, mungkin untuk menembus pertahanan Bali kita dapat peluang. Namun memang tidak terlalu mujur selalu gagal,”keluhnya.

Diakui RD alasan kenapa anak asuhnya tidak bisa mencetak gol karena persoalan sepel. Ia sebut pemain terlalu bersemangat hingga terlalu terburuh-buruh mengeksekusi peluang tersebut.

“Karena motivasi pemain sangat tinggi jadi berlebihan. Mereka tidak bisa memaksimalkan dengan tenang. Padahal malam ini adalah penampilan terbaik kita,”tuturnya.

Dia berharap pada leg kedua anak asuhnya tidak melupakan momen laga ini. Saat bermain di kandang lawan pada leg kedua skuat harus mengingat di kandang dia disokong ribuan penonton. “Dan kita harus membalasnya di laga leg kedua. Jangan sampai pemain melupakan momen ini dan membalasnya di laga kedua,”pungkasnya.