Detak-Palembang.com PALEMBANG – Salah satu konsen Olympic Council of Asia (OCA) dalam penyelenggaran Asian Games 18 Jakarta-Palembang adalah transportasi dan keamanan.

Pergerakan atlet, official dan penonton menuju dan dari Jakabaring sehingga perhelatan Akbar olahraga se-Asia menjadi sukses.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Kombes Pol Bambang Suminto mengatakan, untuk pelaksanaan Asian Games akan diadakan rekayasa lalulintas.

“Pada pelaksanaan Asian Games kendaraan pribadi tidak diperbolehkan melalui jembatan Ampera. Kendaraan yang diizinkan hanya kendaraan umum dan kendaraan yang berkaitan dengan Asian Games,” jelasnya pada Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Asian Games ke 18 Tahun 2018, di Hotel Exelton, Selasa (14/11).

Lanjutnya, kendaraan pribadi yang akan menuju seberang ulu Kota Palembang, melalui Jembatan Musi IV dan Musi VI.

“Untuk rekayasa pada saat pelaksanaan Asian Games akan menggunakan rambu dan menempatkan personil. Tentu sebelum itu dilakukan kita akan sosialisasikan kepada masyarakat,” katanya.

Ditambahkannya, untuk menjamin keamanan selama pelaksanaan Asian Games maka akan 600 Close Circuit Televsion (CCTV) akan di pasang di beberapa wilayah Kota Palembang.

“Kita akan pasang 600 CCTV, Sudah ada CCTV yang ada di Polda, Polresta Palembang dan beberapa instansi yang akan kita integrasikan,” ungkapnya.

Sementara itu Uzirman, Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel menyampaikan atlet dan official akan menggunakan Light Rail Transit (LRT) tetapi untuk tamu VVIP akan diatur lebih lanjut.

“Untuk atlet dan official sudah tidak ada masalah karena akan menggunakan LRT dari bandara menuju Jakabaring. Untuk penonton kita siapkan 50 bus menuju Jakabaring,” ungkapnya.

Disampaikannya, agar masyarakat yang akan menonton pertandingan Asian Games tidak perlu membawa kendaraan ke Jakabaring. Pihaknya sudah menyiapkan 50 bus dengan kapasitas 40 seat/bus secara gratis.

“Kita akan menyiapkan kantong-kantong parkir bagi kendaraan penonton di seberang Ilir. Untuk 50 bus sudah kita siapkan parkir di Jakabaring seluas 10.000 meter persegi,” tutupnya.