Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Dengan peningkatan kelistrikan di daerah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu, PT PLN membangun jaringan sebagai pendorong dan penggerak pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan kebutuhan listrik yang bekualitas dan handal.

Namun, efek lainnya dari pembangunan jaringan kabel bawah tanah terdapat sisa-sisa galian yang tidak diperbaiki dan terkesan ditelantarkan. Galian kabel bawah tanah yang tidak diperbaiki menyebabkan terjadinya kubangan yang menyebabkan kemacetan.

Daryono, General Manager (GM) PT PLN Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (WS2JB) menanggapi keluhan masyarakat bahwa pelaksana pembangunan tidak memperbaiki atau kalaupun diperbaiki dengan asal-asalan.

“Memang selama proses pembangunan banyak galian-galian. Kami sudah berkoordinasi dengan Balai Besar, Pekerjaan Umum (PU)baik tingkat provinsi maupun kota untuk di perbaiki,” kata Daryono saat Temu Media Kesiapan PT PLN Mensukseskan Asian Games 2018 dan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H di Kedai Tiga Nyonya Palembang, Jumat (11/05).

Lanjutnya, saat ini dalam proses pengerjaan, jadi memang belum diperbaiki. Setelah pengerjaan 100 persen, jalan yang terkena galian akan diperbaiki semua, karena sudah menjadi komitmen PT PLN dengan pihak PU.

“Perbaikan yang kita lakukan tidak seperti yang dilihat masyarakat, hanya di semen tipis beberapa hari sudah hancur lagi. Kita akan jaga kualitasnya. Jangan samapai baru disemen besok sudah hancur,” ungkapnya.

Ia mengatakan, perbaikan sudah jalan di beberapa tempat, karena belum selesai seratus persen. Ia berharap sebelum hari raya perbaikan sudah selesai. Secara keseluruhan satu bulan sebelum Asian Games sudah selesai semua dan tidak ada pekerjaan lagi.