Vidio pemukulan pedang pecel lele

Palembang – Seorang pedagang pecel lele, di Jalan Letkol Iskandar 24 Ilir kecamatan Bukit kecil Palembang, Khoirul Irsan (23) nyaris tewas dibacok dan dipukuli oleh sekelompok pria. Yang kejadian nya pada tanggal( 24/11/2022 ) kamis dan Video aksi penganiayaan brutal itu viral di media sosial Sabtu (26/11/2022)

Dalam video itu terlihat sekawanan pria mendatangi lokasi kejadian dengan membawa parang. Kawanan pria itu, terlihat mambacok dan memukuli seorang pria yang belakangan diketahui merupakan pedagang pecel lele di lokasi kejadian tersebut secara membabi buta.

Peristiwa itu disebut terjadi di sebuah rumah makan pecel lele di Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 24 Ilir, Bukit Kecil Palembang, dini hari tadi sekitar pukul 04.30 WIB.

“Iya kejadian benar. Korban merupakan seorang perdagangan pecel lele,” kata Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Rian Suhendi dikonfirmasi, Sabtu (26/11/2022).

Atas kejadian itu, kata Rian, korban yang nyaris tewas saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Korban, kata dia, mengalami luka parah salah satunya di bagian kepala.

“Korban mengalami sejumlah luka berat salah satunya di bagian kepala. Saat ini korban masih dirawat ini rumah sakit,” kata Rian.

Didapat informasi jika para pelaku ternyata merupakan pembeli di pecel lele tersebut,” kata Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Rian Suhendi kepada awak media ,

Rian menjelaskan, peristiwa penganiayaan itu terjadi di sebuah rumah makan pecel lele milik korban di Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 24 Ilir, Bukit Kecil Palembang, Kamis (24/11) dini hari, sekitar pukul 04.30 WIB.

“Kejadiannya itu Kamis tanggal 24 November, para pelaku ini sempat membeli dan makan di pecel lele korban,” kata Rian.

Saat hendak para pelaku hendak pulang selepas makan, kemudian antara pelaku dan korban terlibat cekcok soal pembayaran. Korban awalnya menuduh pelaku belum membayar apa yang telah dimakan di sana. Sementara pelaku membantah jika mereka telah membayar apa yang mereka makan.

“Oleh karena itu, terjadilah cekcok mulut antara korban dan pelaku. Pelaku yang diduga berjumlah tiga oran itu tidak terima kemudian pulang dan mengambil parang. Sesampainya di TKP sekitar pukul 04.30 terjadilah aksi penganiayaan tersebut,” ungkap Rian.

Akibatnya, Korban mengalami luka parah di sekujur tubuh dan luka bacok di kepala. Polisi pun hingga kini masih memburu para pelaku.