Detak-Palembang.com PALEMBANG – Sejak diberlakukannya dilarang parkir di sepanjang jalan Jenderal Sudirman Palembang yang berdampak pada omzet pedagang menurun drastis karena kesulitannya para konsumen yang akan berbelanja barang-barang di wilayah itu.

Menurunnya omzet jualan tersebut hapir dirasakan semua pedagang yang berjualan di ruko-ruko sepanjang jalan Sudirman sehingga mereka harus mendatangi Kantor DPRD Kota Palembang di Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring Palembang untuk mencari kepastian agar ada solusi yang dapat memecahkan kebuntuan, Kamis (13/9).

Puluhan pedagang diterima oleh Ketua DPRD Kota Palembang H Darmawan dan anggota DPRD lainnya serta pihak dari Dinas Perhubungan Kota Palembang.

Perwakilan pedagang, Antoni Toha, mengatakan, sejak diterapkan kebijakan larangan parkir selama beberapa bulan ini pihaknya mengalami penurunan omzet hingga mencapai 80 persen.

Pihaknya mengkhawatirkan jika kondisi ini terus terusan maka usaha pedagang mengalami gulung tikar.

“Jika tak ada solusi dari aturan yang diterapkan bukan tak mungkin usaha kami roboh,” kata Antoni.

“Kami minta solusi supaya konsumen tidak berkurang. Sebab pasca adanya kebijakan ini dagangan kami tak laku,” katanya.