Detak-Palembang.com BANDAR LAMPUNG – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja dan Safari Ramadhan 1439 H/2018 M bersama keluarga besar TNI dan Polri serta komponen masyarakat yang di pusatkan di Korem 043/Gatam provinsi Lampung, Senin (4/6).

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan di Bandara Internasional Raden Inten II Lampung disambut langsung oleh Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S. Sos., dan Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Suntana, Pjs Gubernur Lampung Didik Suprayitno, dengan iringan Tari Sembah Sigeh Penguten dan Pengalungan Kain Tapis Lampung.

Dalam kunjungannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanik Hadi Tjahjanto didampingi beberapa Pejabat Mabes TNI diantaranya Aster Panglima TNI Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, Kapuspen TNI Mayor Jenderal TNI M. Sabrar Fadhilah, dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto.

Sedangkan rombongan Kapolri beserta Ketua Umum Bhayangkari Ny. Tri Tito Karnavian didampingi oleh Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol Deden Juhara, Kadiv Propam Polri Irjen Pol Martuani Sormin, Karo Provost Divpropam Polri, Brigjen Pol. Refdi Andri dan Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Muhammad Iqbal.

Mengawali kegiatan Safari Ramadhan yang diselenggarakan di Makorem 043/Garuda Hitam, diperdengarkan lantunan Ayat Suci Al-Qur’an. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, yang menyampaikan selamat datang kepada Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan.

Pada kesempatan tersebut,  Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto melaporkan situasi dan kondisi terkini di wilayah Lampung yang sangat aman dan nyaman. Hal ini tidak terlepas dari usaha keras komunikatif dari Kapolda Lampung, sehingga sinergitas yang juga didukung oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan Forkopimda dapat terjalin dengan harmonis. Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto meyakinkan dan menjamin bahwa agenda pemilu tahun ini akan berlangsung aman dan kondusif.

Selain itu, kedatangan Panglima TNI dan Kapolri ke wilayah Lampung dipandang sebagai momentum yang sangat berharga karena ini baru pertama kalinya Panglima TNI dan Kapolri hadir disini. Untuk itu, Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto berharap melalui kegiatan ini dapat semakin menumbuhkan sikap saling mengerti dan memahami sehingga membawa dampak kebaikan bagi semua.

Sementara itu, Panglima TNI  Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam sambutannya mengatakan bahwa, peristiwa aksi terorisme di Mako Brimob dan Surabaya dipandang telah menodai kesucian bulan Ramadan.

Untuk itu, Panglima TNI menyerukan agar seluruh rakyat Indonesia menyingkirkan rasa takutnya terhadap terorisme dan meningkatkan kewaspadaan akan radikalisme yang pertumbuhannya kian pesat, sehingga bantuan dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk melawan radikalisme yang berujung kepada aksi anarkisme ini.

Atas nama keluarga besar TNI dan Polri, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, mengajak seluruh masyarakat bersatu melawan aksi terorisme, mengingat sebentar lagi Indonesia akan menyelenggarakan pesta demokrasi dan Asian Games 2018 dimana Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah, maka besar harapan acara tersebut dapat terselenggara dengan aman dan lancar.

Memasuki waktu berbuka puasa, Panglima TNI, Kapolri beserta rombongan dan tamu yang hadir mendengarkan tausiah yang disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Makruf Amin selaku ketua MUI Pusat. Dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah yang dipimpin oleh Imam Dr. Abdurhaman.

Usai sholat, Panglima TNI dan Kapolri memberikan bingkisan dan santunan secara simbolis kepada 10 orang perwakilan anak yatim dan warakawuri, dengan total 410 bingkisan. Setelah itu dilanjutkan Sholat Isya’ dan Tarawih.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan penulisan pesan Panglima dan Kapolri kepada prajurit Korem 043/Garuda Hitam.

Kegiatan Safari Ramadhan Panglima TNI dan Kapolri dihadiri sekitar 1.500 personel yang terdiri dari para prajurit TNI dari jajaran Korem 043/Gatam dan anggota Polda Lampung, Ketua DPRD,  Kajati, Kabinda, Kepala BNN, para Bupati dan Walikota Lampung, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat serta pimpinan pondok pesantren dan para santri di wilayah Lampung.