Detak-Palembang.com BIREUEN – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda, Mayjen TNI Hafil Fuddin SH, S.I.P., MH membuka kegiatan Operasi Teritorial TNI 2018 di Lapangan Bola Desa Blang Asan Kecamatan Peusangan, Bireuen, Selasa (3/7/18).

Kegiatan Opster TNI 2018  ini mengusung tema “Melalui Operasi Teritorial, Kita Perkokoh Persatuan Dan Kesatuan Guna Menjaga Stabilitas Nasional dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Pem-Berdayaan Wilayah Pertahanan”. Kegiatan ini akan berlangsung selama 70 hari, mulai dibukanya hari ini sampai 10 september 2018.

Ada dua kegiatan dalam Opster TNI tersebut, sasaran Non Fisik dan Fisik. Sasaran Non Fisik diantaranya, sosialisasi penerimaan TNI, penyuluhan narkoba, Hukum, wawasan kebangsaan Bhineka Tunggal Ika, pembinaan mental, pertanian dan perkebunan, sunat massal, pengobatan gratis, pemberian bahan kontak serta Cluster  Sapi 5 unit atau pembuatan kandang sapi.

Sementara untuk sasaran Fisik, pengecatan meunasah (7 unit), perbaikan balai pengajian (2 unit) dan rehab sejumlah Rumah Tak Layak Huni (RTLH) (6 unit) dan Pemugaran Makam Habib Bukak. Untuk peletakan batu pertama pembangunan pemugaran makam Habib Bukak di Jangka, dilakukan langsung oleh Pangdam IM. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai satuan TNI dan Polri serta masyarakat.

Seusai pembukaan Opster TNI, Pangdam IM menyerahkan bahan kontak dan sembako secara simbolis kepada masyarakat. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan penampilan Marching Band dari SMP Negeri 1 Bireuen, Tarian Rabani Wahid dari SLTP Binaan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, tari saman dari mahasiswa Al Muslim Binaan Rektor H. Amiruddin Idris.

Pangdam IM mengatakan, Opster TNI ini, bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan pembinaan Teritorial TNI, sehingga diperoleh hasil yang maksimal serta keberhasilan pencapaian tugas khusus dalam jangka waktu, tempat dan dukungan logistik yang telah ditetapkan.

Adapun sasaran yang harus dicapai yaitu tercapainya tugas khusus Opster TNI dalam rangka OMSP yang dilaksanakan oleh Kotama-Ops TNI dan tercapainya stabilitas keamanan wilayah NKRI dari segala bentuk ancaman, yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa serta membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan di wilayah.

Opster TNI  tersebut diarahkan pada kegiatan fisik yaitu bersama masyarakat dan instansi terkait lainnya melaksanakan kegiatan secara bergotong-royong membangun sarana dan prasarana umum, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan kegiatan non fisik akan dilaksanakan kegiatan memberikan penyuluhan, pengobatan, pelatihan dan lain sebagainya kepada masyarakat guna meningkatkan rasa nasionalisme, wawasan kebangsaan, meningkatkan kesehatan masyarakat dan meningkatkan keterampilan masyarakat di daerah rawan dan perbatasan.

Opster TNI ini diharapkan dapat merubah emosi, sikap, tingkah laku, opini, motivasi masyarakat yang dari abu-abu menjadi putih, terjalinnya kemanunggalan TNI dan rakyat, terbentuknya masyarakat yang mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi, memiliki wawasan kebangsaan dan karakter berbangsa, serta tidak mudah terprovokasi, terbantunya pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur  di wilayah Kabupaten Bireuen dan terwujudnya tingkat kesehatan masyarakat yang memadai, serta terwujudnya masyarakat sebagai mitra TNI sejati.

Dalam pembukaan Opster TNI tersebut, turut dihadiri Kapendam IM Kolonel Kav Rusdi, S.I.P. , Asisten Teritorial Kolonel Inf Mahesa Fitriadi, S.A.P., Asisten Intelijen Kolonel Inf Hendriyadi, Danrem 011/LW Kolonel Inf Purwanto, Waasops Letkol Inf Hasandi Lubis, Dandim 0111/ Bireuen Letkol Inf Amrul Huda S.E,.M.M.,M.Sc,  Bupati Bireuen H Saifannur S.Sos, Danyon Raider Khusus 113/Jaya Sakti Mayor Hendro serta unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen.