Detak-Palembang.com LAHAT – Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., Selasa (13/11/2018) pukul. 09.00 Wib, bertindak sebagai Inspektur Upacara dan sekaligus menutup secara resmi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-103 Kodim 0405/LAHAT TA. 2018 bertempat Desa Muara Dua, Kecamatan Pagar Gunung, Kabupaten Lahat, Sumsel.

Selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD Ke-103,, Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam amanat tertulis yang dibacakan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., menyampaikankan, salah satu peran nyata TNI dalam mendukung Pembangunan Nasional adalah turut serta pada kegiatan TMMD Ke-103 TA. 2018 yang diselenggarakan selama hampir satu bulan, mulai tanggal 15 Oktober s.d. 13 November 2018.

Selain mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat, TMMD yang dilaksanakan 3 kali dalam setahun ini juga merupakan wahana untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan serta Ketahanan Nasional.

Dijelaskan juga bahwa, disamping sasaran pembangunan fisik dan non-fisik, pelaksanaan TMMD ini juga membawa misi khusus, yaitu untuk menyatukan perbedaan dalam masyarakat guna mencegah potensi perpecahan dan berkembangnya intoleransi, serta menumbuhkan kedekatan antara rakyat dengan prajurit TNI.

Karena itulah, bagi prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD ini diwajibkan untuk tidur dan makan di rumah masyarakat, dengan  memanfaatkan ULP prajurit yang diberikan oleh Komando Atas.

TMMD kali ini juga telah mewujudkan sinergi dan kerja sama antara 8 Lembaga Pemerintah setingkat Kementerian yakni, Kementerian Agama, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertahanan, Kepolisian RI, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Dalam Negeri serta kontribusi dari Mitra-mitra TNI  dan organisasi kemasyarakatan yang sangat aktif dalam berbagai kegiatan Bhakti Sosial.

Usai menutup secara resmi TMMD Ke-103 TA. 2018, Pangdam II/Swj dan rombongan beserta pejabat TNI dan Polri maupun FKPD Provinsi/Kabupaten Lahat langsung meninjau kegiatan Bhakti Sosial, seperti, sunatan massal dan pelayanan kesehatan serta lokasi hasil-hasil pelaksanaan TMMD Ke-103 yang dilakukan oleh Kodim 0405/Lahat bersama dinas instansi terkait dan masyarakat Lahat. Selanjutnya Pangdam juga meresmikan Masjid di Ds. Muara Dua yang ditandai dengan pemotongan pita bertanda bahwa lokasi yang menjadi sasaran TMMD resmi dapat langsung digunakan oleh masyarakat.

Adapun tema yang diangkat dalam TMMD Ke-103 TA. 2018 kali ini adalah “TNI Manunggal Rakyat Dalam Mewujudkan Desa Yang Maju, Sejahtera dan Demokratis”.

Untuk diketahui, bahwa sasaran fisik TMMD Ke-103 Kodim 0405/LHT meliputi pembukaan jalan sepanjang 3.000 meter dan lebar 6 meter, pembuatan plat dekker sebanyak 3 unit dan pembuatan jembatan sebanyak 2 unit.

Selain akses dan fokus peningkatan kesejahteraan masyarakat, sasaran non fisik juga dilakukan seperti; pengobatan gratis dan pelayanan KB Kesehatan dan penyuluhan-penyuluhan  Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, Ketahanan Pangan, Pertanian. Narkoba, Hukum, Balatkom dan lain sebagainya.

Selain, di wilayah Kodim 0405/LHT- Korem 044/Gapo, penutupan TMMD Ke-103 juga serentak dilaksanakan di 4 Kota/Kabupaten di wilayah jajaran Kodam II/Swj lainnya, yakni ; di Kab. Rejang Lebong (Bengkulu Utara) dengan sasaran fisik antara lain, membuka badan jalan sepanjang ± 6,55 KM dan lebar 8 M, pembuatan Plat deuker 2 unit dan pemasangan gorong-gorong sebanyak 3 unit.

Di Kab. Tanjab Timur, Jambi, TNI juga telah melaksanakan pembuatan jalan desa sepanjang 4.230 M dan lebar 6 M (dari Ds. Sungai Ayam menuju Ds. Sinar kalimantan).

Kemudian, untuk di wilayah Korem 043/Gatam sendiri, TNI telah melaksanakan TMMD di 2 Kabupaten/Kota yakni, Kab. Bandar Lampung dan Kab. Tanggamus. Untuk di Kab, Bandar Lampung tepatnya di Ds. Sumber Agung, dengan sasaran fisik antara lain, melaksanakan pengerasan dan pengaspalan jalan sepanjang 519 M dan lebar 3 M, pembuatan siring pas type 40 sepanjang 50 M, pembuatan gorong-gorong sebanyak 2 unit dan pembuatan talud.

Sedangkan di Kab. Tanggamus, Ds. Pekon Argo Peni, TNI juga melaksanakan pembangunan pengerasan jalan lingkungan (Onderlag) ukuran 4.000 M x 3 M x 0,15 M, perehaban jembatan sepanjang 7 M dan lebar 4 M, pembuatan gorong-gorong sebanyak 10 unit dan pembuatan plat dekker 1 unit.