Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P.,, M. Hum., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) se-Indonesia yang dibuka secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, bertempat di Jatim Expo, Surabaya, Sabtu (2/2/2019).

Pembukaan ditandai dengan dipukulnya kentongan oleh Presiden Jokowi dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya sistem peringatan dini bencana. Hal ini mengingat Indonesia berada dalam daerah rawan bencana.

Selain itu, Presiden Jokowi juga memberikan arahan, salah satunya adalah mengenai koordinasi dalam penanggulangan bencana.

Presiden Jokowi mengatakan, jika terjadi bencana di suatu daerah, maka Gubernur Provinsi tersebut menjadi Komandan Satgas Daruratnya secara otomatis.

Dan juga Pangdam dan Kapolda yang terkait menjadi Wakil Komandan Satgas untuk membantu Gubernur.

Presiden Jokowi juga meminta dilakukan pembangunan peringatan dini terpadu yang berbasiskan rekomendasi dari pakar.

Dia berharap pemerintah daerah bisa mulai membangun sistem peringatan dini terpadu tersebut.

Pada kesempatan tersebut juga Presiden meminta Kepala BNPB, untuk mengoordinasikan semua kementerian dan lembaga terkait agar sistem peringatan dini ini segera terwujud.

Rakornas BNPB 2019 ini bertema, “Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita’. Acara ini dihadiri oleh ribuan peserta dan tamu undangan mulai dari Kasum TNI, Gubernur, Bupati, Wali Kota, Bappeda, Ketua Komisi VIII DPR RI, Kepala BPBD se-Indonesia, hingga para Pangdam dan Kapolda.