Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., memberikan kuliah umum pada acara “Stadium General dan Kuliah Iftitah Fakultas Adab dan Humaniora 2018” Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Patah, Palembang, Senin (20/8/2018) bertempat di Masjid Darul Mustaqim UIN Ragen Patah, Jln. Jenderal Sudirman, Palembang.

Selaku Nara Sumber, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum., dalam kuliah umumnya menyampaikan materi yang mengangkat tema “Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional : Mencintai Tanah Air Guna Menjaga Kedaulatan NKRI”.

Dihadapan mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Patah, Pangdam II/Swj mengatakan bahwa materi ceramah ini merupakan salah satu upaya Kodam II/Swj dalam reinterpretasi dan tranformasi pemahaman mahasiswa terhadap wawasan kebangsaan, yang meliputi ; Nilai-nilai Wawasan Kebangsaan, Terjaga sejarah dan cinta Tanah Air, Menjaga nilai-nilai Luhur Pancasila dan UUD 1045, Meredam perbedaan antar suku dan menjaga hubungan yang harmonis antar agama.

Pangdam II/Swj menyampaikan bahwa, dampak globalisasi terhadap kehidupan bangsa saat ini ditandai dengan isu demokratisasi, penegakan Hukum dan Ham, Terorisme serta lingkungan hidup diyakini berpengaruh besar terhadap kehidupan suatu bangsa. Globalisasi menimbulkan ancaman dan  tantangan  yang dapat berdampak  negatif  dan  positif  bagi  keutuhan NKRI.

Menyikapi tantangan dan ancaman serta permasalahan bangsa tersebut, Pangdam menghimbau untuk meningkatkan kembali pemahaman tentang Kebhinnekaan untuk Keutuhan NKRI.

“Tanpa Bhinneka Tunggal Ika yang diikat dalam Nasionalisme Persatuan dan Kesatuan Bangsa, keragaman dan perbedaan budaya membuat bangsa ini hancur”, kata Pangdam.

Pangdam juga menjelaskan bahwa, adanya karakter negatif dalam keseharian masyarakat indonesia seperti, konflik antar kampung/suku dan kebiasaan umum masyarakat yang bersifat merusak seperti, premanisme, miras, prostitusi dan judi serta perusakan lingkungan diakibatkan beberapa faktor, antara lain; Pertama, bergesernya nilai-nilai luhur bangsa yang berdasarkan norma agama, adat, budaya serta sosial kemasyarakatan. Kedua, memudarnya nilai-nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara., dan Ketiga, Disorientasi dan belum dihayati nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

“Untuk itu, agar tidak terjadi hal tersebut, kita harus kembali ke Koridor Pancasila dan UUD 1945 dan menjaga ke-Indonesiaan kita”, tandasnya.

“Marilah kita belajar hidup berdemokrasi yang lebih sehat, bertanggung jawab dan bermartabat dengan tidak terlepas dari nilai-nilai Pancasila serta memahami jati diri selaku anak bangsa”, ungkapnya.

“Selamat Belajar dan Berjuang. Jangan Pernah Menyerah. Saya titipkan Bangsa dan Negara kepada kalian para Mahasiswa dan Pemuda Generasi Penerus Bangsa untuk  mewujudkan Indonesia sebagai Bangsa Pemenang”, tegas orang nomor satu di Kodam II/Swj ini.

Acara dihadiri  oleh Rektor UIN Raden Patah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Sirozi, PhD, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Dr. Nurhuda, M. Ag., Aster Kasdam II/Swj Kolonel Inf Rionaldo, Kaajendam II/Swj Kolonel Caj Yadi Nurfendi, S.Sos., M.Si., M.I.Pol.,Ketua Labor Fakultas Adab dan Humaniora Drs. Ust. Abdurrasyid, M. Ag, Kabiro AAKK, Mirwan Pasta, S. Ag., M. SI, Kabiro AUPK Drs. Andi Darlis, M. Pd.I dan Ketua Panitia Pelaksana Sirojudin Fikri, M. Hum., serta tamu undangan lainnya.