Detak-Palembang.com PALEMBANG – Palembang sebagai kota dengan keragaman suku, agama, budaya dan adat istiadat, telah dikenal sebagai kota yang mampu menjaga kondusifitas keamanan serta toleransi antar masyarakat atau zero conflict. Kondisi ini harus senantiasa dipertahankan serta dijaga demi kemajuan Kota Palembang.

Demikian diutarakan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Palembang K Sulaiman Amin, pada Rapat Koordinasi Kamtibmas menyambut Natal dan Tahun Baru Tahun 2018, Rabu (20/12), di Ruang Parameswara Sekretariat Daerah Kota Palembang. Rakor dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), diikuti Kapolsek, Danramil, Babinkamtibmas, Babinsa, camat, serta lurah se-Palembang.

“Mari bersama kita jaga situasi agar senantiasa kondusif, selalu menjaga toleransi antar masyarakat untuk mempertahankan Palembang sebagai kota zero conflict. Pemerintah Kota Palembang berharap jalinan kerjasama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dapat terjaga baik untuk mewujudkan Palembang yang Elok, Madani, Aman, dan Sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu Wakapolresta Palembang AKBP Prasetyo Rahmat Purboyo mengatakan, menjaga keamanan serta kenyamanan merupakan tugas bersama. Kerjasama yang baik harus dijaga agar lingkungan senantiasa aman dan kondusif.

Menurutnya, Palembang telah menjadi market transaksi narkoba. Semua daerah di Palembang rawan transaksi narkoba.

“Mari sama-sama kita memerangi peredaran narkoba. Bagaimana caranya permintaan narkoba ini berkurang, salah satunya dengan memberikan edukasi dan pencerahan kepada anak kita,” ujarnya.

Rakor tersebut juga menghadirkan  Kasdim 0418 Mayor (Inf) Bambang Tri Cahyono, dan FKPD lainnya selaku pemateri.