Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang ‘ngelmu’ ke Pemerintah Kota Tangerang untuk memperkuat program Palembang Smart City Command Center Lawang Jabo. Bila biasanya murid yang bertandang ke guru, kali ini Pemerintah Kota Tangerang selaku guru telah berbaik hati datang ke Palembang untuk membimbing langsung muridnya.

Pada pertemuan  di ruang rapat Command Center Lawang Jabo Kantor Sekretariat Daerah Kota Palembang, Selasa (24/4), Pemerintah Kota Tangerang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Dadi Budaeri.  Pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palembang dan Dinas Kominfo Kota Tangerang.

Untuk lebih memperkuat Program Smart City, Pemerintah Kota Palembang mengadaptasi 8 aplikasi Kota Tangerang. Aplikasi tersebut yaitu aplikasi e-office, aplikasi simpati RS, aplikasi portal perijinan online, aplikasi siap kerja, aplikasi laksa, aplikasi Tangerang Live, aplikasi sigap, aplikasi portal e-Gov.

“Silahkan kota lain yang ingin menggunakan aplikasi kita secara free. Kami juga membuka pendampingan untuk penerapan aplikasi ini secara baik,” ujar Sekda Kota Tangerang.

Pada kesempatan itu Dadi Budaeri mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palembang yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Tangerang dalam mereplikasi aplikasi smart city. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan apresiasi untuk bersama meningkatkan aplikasi ini agar semakin baik di masa mendatang.

“Terima kasih sudah mempercayai program aplikasi kami. Kami ikhlas dalam membantu sebagai bagian NKRI, sebab kita ingin maju bersama,” ujarnya.

Diakuinya, beberapa tahun yang lalu Pemerintah Kota Tangerang juga pernah belajar ke Palembang khususnya dalam penataan serta pengelolaan kebersihan. Kota Palembang dinilai telah memiliki program kebersihan yang baik.

Sementara itu Asisten I Setda Kota Palembang Drs K Sulaiman Amin menyambut gembira kehadiran ‘guru’ ke ‘muridnya’. Dia mengatakan, Perjanjian Kerjasama antara Diskominfo Kota Palembang dan Tangerang adalah tindaklanjut dari MoU yang ditandatangani pada 22 Maret lali.

Menurutnya, Kota Tangerang yang telah lebih dahulu memiliki command center, telah jauh lebih maju dari Palembang dalam pelaksanaan program ini. Dirinya berharap, kerjasama ini akan semakin menguatkan command center Lawang Jabo yang dimiliki Kota Palembang.

“Kerjasama ini untuk semakin menguatkan sistem Command Center Lawang Jabo. Kami berharap Kota Tangerang menurunkan seluruh ilmunya, demi kemajuan NKRI,” ujarnya.