Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kontingen Palembang berhasil keluar sebagai juara umum dari cabor Kempo Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017. Di hari terakhir pertandingan kempo di SMK 2 Palembang, Palembang berhasil menyabet 10 medali emas, enam perak dan delapan perunggu.

Di peringkat kedua ada Lahat, dengan perolehan dua emas, empat perak, dan 10 perunggu. Di peringkat ketiga yakni Muara Enim dengan perolehan dua medali emas, empat perak dan empat perunggu.

Pelatih Kempo Palembang Agussalim mengaku, hasil ini telah sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya. Palembang memang mengandalkan cabor kempo untuk dapat mendongkrak perolahan medali emas.

“Kita dapat 10 medali emas dan itu sudah sesuai dengan target. Delapan dari cabor Randori dan dua emas dari Embu,” ucapnya.

Untuk nomor embu, Palembang mendapatkan medali emas dari Campuran II Kyu atas nama M. Durrohim dan Adinda dan kedua dari nomor Putra I Kyu atas nama Lingga Lewinsky dan Afadri Abimayu.

Sementara dari randori putra kelas 65 kg atas nama M Farhan, randori putra 50 kg Dendi Saputra, randori putra 40 kg Risky, dan atas nama Akil dari randori putra kelas 35 kg.

Randori putri kelas 48 kg atas nama Catgerine Gita, randori putri 51 kg Rizki Panca Wati, randori putri kelas 54 kg Rizkia Tiara dan randori putri 57 kg Selfi Chintya.

Di tempat yang sama, Ketua KONI Palembang Suparman Romans menyebut, pihaknya akan memberikan Rp10 juta untuk atlet yang telah berhasil mempersembahkan medali emas.

“Perak akan kita berikan Rp7,5 juta dan medali perunggu dapat Rp5 juta. Itu bentuk apresiasi kita atas kerja keras atlet selama lima bulan terakhir,” ucapnya.

Suparman mengungkap, jika ia telah melihat sendiri perkembangan atlet kempo saat training camp selama lima bulan terakhir.

Atlet kempo ini latihan keras karena memang target yang mereka emban cukup berat, yakni juara umum dari cabor ini.

“Dari KONI Palembang sendiri melebihi ekspektasi, karena tadinya cuma menargetkan sembilan emas untuk juara umum, tapi kita dapat 10 medali emas,” katanya.