Detak-Palembang.com PALEMBANG  – Tim sepak bola Kabupaten Pagaralam berhasil menggondol medali emas setelah pada final mengalahkan wakil Musi Banyuasin dengan skor 2-0 di Lapangan pemanasan Stadion Atletik Jakabaring Sport City, Palembang, Minggu.

Dua gol disumbangkan Jhon Lenon dan Tri Handoko.Tim yang diarsiteki mantan penjaga gawang Sriwijaya Fauzi Toldo ini melenggang ke partai final cukup mulus. Kesebelasan menjadi juara grup C dengan poin maksimal setelah mengalahkan Oku Timur dan Lubuklinggau, kemudian mengalahkan Musi Rawas di semifinal lalu menantang Muba di final.

Salah satu kekuatannya karena memiliki komposisi pemain yang cukup mumpuni yakni 7 orang pemain lulus seleksi Tim Sriwijaya FC U-21.

“Persiapan cukup singkat hanya satu bulan meski sempat juga beberapa kali uji coba. Tapi karena pemainnya sudah cukup bagus jadi relatif tidak sulit untuk mengarahkannya,” kata dia.

Sementara itu Ketua Asprov PSSI Sumsel Musni Wijaya mengatakan ajang Porprov ini merupakan ajang seleksi untuk pembentukan tim Porwil.Sebanyak 33 orang sudah masuk dalam tim pencari bakat PSSI Sumsel.

“Dari 33 orang ini, yang paling banyak wakil dari Pagaralam. Nanti akan diseleksi lagi menjadi 24 orang untuk kemudian menjalankan pemusatan latihan jangka panjang,” kata dia.

Pertandingan cabang olahraga sepak bola menjadi perhatian masyarakat selama perhelatan Porprov Sumsel, 18-26 November 2018.Selain karena cabang olahraga bergengsi, batasan usia maksimal 21 tahun membuat setiap kabupaten/kota bersemangat meraih gelar juara.

Sehingga tak ayal terjadi konflik  terkait keabsahan atlet, salah satu terjadi antara Palembang memproteskan Lahat, kemudian Lahat memprotes Penukal Abab Lematang Ilir. Sementara Palembang kebagian medali perunggu setelah mengalahkan Musi Rawas dengan skor 2-1 (perpanjangan waktu 2×10 menit).