Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pembangunan infrastruktur besar-besaran untuk mendukung pelaksanaan Asian Games tahun 2018 mendekati penyelesaian. Salah satu proyek infrastruktur yang hampir rampung adalah Jembatan Musi VI yang menghubungkan Kelurahan 32 ilir bagian Ilir dengan Kelurahan 2 Ulu dibagian Ulu Palembang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM), Ucok Hidayat mengatakan,Masyarakat Palembang sudah banyak bertanya kapan Jembatan Musi VI rampung dan dapat dioperasikan.

“Progres pembangunan Jembatan Musi VI secara keseluruhan telah mencapai 70 persen.
Tapi untuk paket pertama, progresnya sudah mencapai 97 persen. Untuk paket pembangunan selanjutnya sudah tender. Jembatan Musi VI ditargetkan beroperasi Juni tahun depan,” jelasnya Usai Kaleidoskop Akhir Tahun 2017, Bersama Gubernur Sumsel, Pimpinan Redaksi Media Cetak/Elektronik, Akademisi dan Perbankan di Griya Agung, Rabu (27/12).

Namun Ucok Hidayat juga menyampaikan kendala yang menghambat pembangunan  Jembatan Musi VI yakni masalah pembebasan lahan.

“Pembebasan lahan bermasalah baik di seberang ulu maupun ilir, namun kalau pembangunan fisik jembatan sudah oke.
Ada oknum yang ‘menghambat’ pemvangunan dengan mengklaim kepemilikan lahan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, sebagian besar lahan sudah selesai dilakukan pembebasan kecuali bagi orang yang ngaku-ngaku (memiliki lahan di proyek Jembatan Musi VI),” katanya.

“Kan ada tuh Anda lihat di sana, ‘tanah ini belum dibebaskan’. Padahal sudah dibebaskan. Kita tanya sama mereka, ‘mana surat-surat kamu?’. Mereka sendiri tidak bisa menunjukkan,” terangnya.

Ia melanjutkan, memang ada sebagian kecil dari lahan yang belum dibebaskan, tetapi sebagian besar telah selesai dibebaskan.